Unduh Aplikasi

Melihat Renggali Berjubah Grand Arabia

Melihat Renggali Berjubah Grand Arabia
Penampakan wajah Hotel Grand Renggali dalam sketsa. | Foto: Ist

BANDA ACEH - Kabar menggembirakan di sektor pariwisata datang dari kota dingin Takengon, Aceh Tengah. Tidak lama lagi, kota penghasil kopi terbesar di Asia dan termasyhur di dunia ini bakal memiliki hotel bintang empat pertama di Dataran Tinggi Gayo; namanya Grand Renggali.

Hotel Renggali yang sempat “hidup segan mati tak mau” sejak didera konflik Aceh itu sedang dipoles menjadi hotel refresentatif berkelas wah tapi dengan harga sangat terjangkau. Fasilitas kamar yang disediakan juga dilengkapi interior dan eksterior bernuansa artistik mulai dari kelas superior, deluxe, junior suite hingga presiden suite.

Hotel usang yang dibangun pada 1985 dan sempat menikmati puncak kejayaannya pada era 1990-an ini diakuisisi manajemennya oleh PT Grand Arabia sejak April 2018. Pengelolaan Hotel Grand Renggali di bawah bendera PT Renggali Aceh Hotel digawangi Direktur Utama Sayid Harris Firza dan Komisaris Sopian Adami.

Untuk memenuhi standar kebutuhan dan kenyamanan tamu hotel, pihak manajemen Grand Arabia mengubah tampilan wajah Hotel Renggali lama menjadi bergaya arsitektur jazirah Arab. Ada 100 kamar dengan ragam kelas yang diubah menjadi ruang-ruang instiharat nyaman, teduh, dan penuh interpretasi.

Sedangkan view andalan di bagian belakang hotel tetap mempertahankan keindahan, keasrian, dan kemegahan Danau Laut Tawar. Pengunjung hotel tetap bisa langsung mengakses taman dari bilik jendela kamar sambil memelototi keteduhan air Danau Laut Tawar yang melegenda itu.

Taman yang dirancang apik di bagian depan dan belakang Hotel Grand Renggali nantinya bakal menjadi ladang baru bagi penikmat foto selfie. Apakah itu dengan keluarga, teman, kerabat, atau orang-orang istimewa yang perlu dibingkai dalam foto kenangan.

Renovasi besar-besaran Hotel Renggali ini sudah berjalan 60 persen dan menelan anggaran sekitar Rp70 miliar lebih. “Kita join dengan Pak Sopian Adami. Sahamnya 60 persen Grand Arabia dan sisanya 40 persen Pak Sopian Adami,” kata Direktur Utama PT Renggali Aceh Hotel Sayid Harris Firza, melalui siaran persnya, Jumat (14/12).

Sophian Adami adalah seorang pengacara senior asal kota “petro dollar” Lhokseumawe, Aceh, yang kini sukses menggeluti bisnis dan dunia usaha. “Kami sangat berterimakasih kepada Bupati Aceh Tengah yang telah memberikan kemudahan dalam segala kepengurusan izin dan kelengkapan lainnya,” kata Sopian Adami.

Sopian yakin hotel ini kelak akan meramaikan bisnis di sektor kepariwisataan Aceh, khususnya Aceh Tengah. Apalagi manajemen berencana akan merekrut dan melatih banyak putra daerah untuk dijadikan tenaga handal di Hotel Grand Renggali. “Insya Allah kehadiran Hotel Grand Renggali bisa menopang PAD [pendapatan asli daerah] Aceh Tengah,” jelas Sopian Adami.

Memang, kehadiran hotel refresentatif dan berkelas internasional di Negeri di Atas Awan Takengon sudah ditunggu kemunculannya oleh para penggila wisata dari segala pelosok bumi. Jika rampung 100 persen, maka para pelancong-pelancong duniapun dipastikan bangga melihat khazanah baru Hotel Renggali yang kini berjubah Grand Arabia Hotel; penuh inspirasi, artistik dan bernuansa Islami.

Komentar

Loading...