Unduh Aplikasi

Melebihi Kapasitas, Lapas Lambaro Dihuni 727 Napi

Melebihi Kapasitas, Lapas Lambaro Dihuni 727 Napi
Personel Kepolisian masih bersiaga di Lapas Kelas II A Banda Aceh. Foto: Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Aceh, Agus Toyib menyebutkan kapasitas Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Banda Aceh di Lambaro itu untuk menampung 380 narapidana. Namun penghuni saat ini sudah melebihi kapasitas yang telah ditentukan.

"Kapasitas 380, penghuni 727, dua kali lipat," kata Agus Toyib kepada wartawan saat ditemui di LP Lambaro, Jumat (30/11).

Agus mengatakan, kondisi seperti itu tidak hanya ada di LP Lambaro saja melainkan hampir semua lapas di Aceh. Bahkan keadaan melebihi kapasitas ini juga terjadi di provinsi lainnya di Indonesia. Karena itu, ini merupakan salah satu permasalahan di pemasyarakatan saat ini.

"Over kapasitas ini bukan hanya di Aceh saja, tapi hampir menyeluruh di seluruh Indonesia. Ini bagian dari permasalahan pemasyarakatan itu sendiri," ungkapnya.

Terkait hal ini, Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil juga mengutarakan hal yang sama, apalagi memang 70 persen penghuni lapas ini mayoritasnya terpidana kasus narkoba. Karena itu kedepan pihaknya segera merevisi Undang-undang narkotika.

"70 persen rata-rata penghuninya itu adalah orang yang berkasus narkoba, makanya kita akan merevisi UU narkotika, sehingga ini akan bisa kita atasi, disamping ada rehabilitasi," ujarnya.

Menurut Nasir, penghuni lapas ini sebenarnya masih bisa didistribusikan ke lapas yang masih kosong, namun ada pertimbangan karena persoalan menjauhkan napi dari keluarganya.

"Mudah-mudahan kedepan bisa diatasi dengan memperbaiki regulasi, termasuk merevisi UU pemasyarakatan yang sudah sangat lama," katanya.

Komentar

Loading...