Unduh Aplikasi

Median Jalan di Desa Ujung Singkil Picu Kecelakaan  

Median Jalan di Desa Ujung Singkil Picu Kecelakaan  
Kondisi Median Jalan di Jalan M Taher Desa Ujung, Aceh Singkil. Foto: AJNN/KHAIRUMAN.

ACEH SINGKIL - Keberadaan median jalan pada jalan dua jalur di kawasan Desa Ujung, Aceh Singkil dianggap sangat meresahkan pengguna jalan. Menurut sejumlah warga kondisi median jalan tersebut bisa memunculkan arah yang berlawanan yang menyebabkan kecelakaan.

Salah seorang warga setempat bernama Ari kepada AJNN mengatakan bahwa bentuk fisik median jalan dua jalur di Desa Ujung sangat membahayakan. Selama ini banyak masyarakat yang melawan arus saat keluar dari salah satu gang jalan.

Hal ini disebabkan posisi median jalan itu tidak tepat. Seharusnya menurut Ari, belokannya sebelum simpang jalan. Dia menyebutkan kalau titik yang membahayakan dan rawan kecelakaan karena berlawanan arus terdapat simpang gang Haji Khalil Desa Ujung menuju Desa Siti Ambia.

"Di sana, pengendara yang keluar gang menuju jalan, cendrung mengarah ke kanan sebelah barat, ketimbang ke kiri, ini akibat posisi median terlalu panjang menjorok ke arah barat, melewati persimpangan," ujar Ari Kepada AJNN, Kamis (5/11/2020) di Singkil.

Sementara pengendara yang hendak berbelok ke arah kanan Gang tersebut menurut Ari sering melaju melawan arah, karena median jalan terlalu panjang bila diambil dari sebelah kiri.

"Bukan hanya saya yang mengkhawatirkan kondisi ini, namun warga sekitar juga," ujarnya.

Ari juga menambahkan, ada sejumlah titik median lain yang bentuknya juga membuat pengendara selalu berlawanan arah. Salah satunya di jalan M Taher Desa Ujung.

Pada lokasi tersebut bentuk median jalan harus dirombak fisiknya, hal ini guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan dan menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

"Bila ingin lebih membuktikan konflik arus yang sering berlawan arah itu, saksikan pada pasar (Onan) Senin sungguh sangat berbahaya sekali," ujar Ari

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Singkil, Malim Dewa yang dihubungi AJNN terkait hal tersebut mengatakan bahwa median jalan  yang saat ini ditumbuhi tanaman tersebut saat ini dikelola dan dirawat oleh Dinas Lingkungan Hidup Aceh Singkil.

"Median jalan itu dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup, nanti proses perombakan akan kita upayakan dan ajukan, namun hal itu juga perlu izin dari instansi tersebut karena taman-taman itu mereka yang rawat," ujar Malim Dewa.

Malim Diwa juga menambahkan kalau segala upaya akan dilakukan pihaknya dalam menanggapi laporan masyarakat. Selanjutnya mereka akan berkoordinasi instansi terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Satlantas Polres Aceh Singkil

"Jadi perombakan Median atau pembatas jalan segera terlaksana sebagaimana keinginan warga dan menjaga kenyamanan berkendara," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, fungsi median jalan adalah sebagai pemisah fisik jalan dua jalur yang berfungsi untuk menghilangkan konflik lalu lintas dari arah yang berlawanan, sehingga pada gilirannya akan meningkatkan keselamatan lalu lintas.

KHAIRUMAN

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...