Unduh Aplikasi

Medco Pastikan Tenaga Kerja Dapat Perlindungan Ketenagakerjaan

Medco Pastikan Tenaga Kerja Dapat Perlindungan Ketenagakerjaan

ACEH TIMUR - Operations Support Manager PT Medco E&P Malaka, Ali Hamzah memastikan tenaga kerja outsourcing yang ditempatkan di perusahaan mendapat perlindungan ketenagakerjaan sesuai peraturan perundang-undangan.

Hal itu disampaikan Ali Hamzah dalam workshop ketenagakerjaan kerja sama antara PT Medco E&P Malaka bersama dengan Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Timur, Kamis (28/9)

"Dengan workshop ini, kami harap para kontraktor dapat mematuhi seluruh UU, Qanun dan dasar hukum lain yang berlaku di Aceh dan wilayah Republik Indonesia,” kata Ali.

Kegiatan ini, kata Ali, bertujuan agar para kontraktor dan subkontraktor yang beroperasi di proyek Blok A, mematuhi aturan ketenagakerjaan, sehingga pekerja mendapat perlindungan.

"Dengan pelaksanaan workshop ini, proses pelepasan tenaga kerja proyek dan pengalihan ketenaga kerja operasi nantinya dapat berjalan lancar," ujarnya.

Adapun narasumber yang hadir dalam workshop itu yakni dari Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Aceh Timur, dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan Kesehatan.

Workshop ini melibatkan seluruh kontraktor dan subkontraktor yang ikut dalam proyek pengembangan fasilitas produksi gas di Blok A yang dikelola oleh Medco E&P Malaka.

Materi workshop membahas implementasi dan konsekuensi terkait ketenagakerjaan yang merujuk pada aturan Undang-undang No 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, UU No. 2/2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, UU No. 40/2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, UU No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, Qanun Aceh No. 7 Tahun 2014 dan Peraturan Gubernur Aceh No. 72 tahun 2016 tentang Ketenagakerjaan.

Komentar

Loading...