Unduh Aplikasi

Medco Diduga Tak Sosialisasi Soal Bahaya Gas Bocor

Medco Diduga Tak Sosialisasi Soal Bahaya Gas Bocor
ilustrasi. Foto: Net

ACEH TIMUR - Koordinator Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) perwakilan Aceh Timur Basri, menduka pihak PT Medco E & P Malaka sampai saat menjelang produksi tidak melakukan sosialisasi tentang tanggap darurat ketika pipa gas sewaktu - waktu mengalami kebocoran.

Basri menuturkan, sejumlah pipa gas yang ditanam melintasi areal warga akan sangat berbahaya bila sewaktu-waktu mengalami kebocoran dan pihak perusahaan tersebut harus mensosialisasi kepada masyarakat sekitar tentang tindakan yang harus dilakukan oleh warga agar tidak terjadi kecelakaan . Sehingga mereka juga tahu tentang bahayanya gas beracun dan cara menanggulanginya jika hal itu sempat terjadi.

"Kita ketahui bersama bahwa kandungan gas yang alami itu masih mengandung gas beracun, sedangkan pemasangan pipa juga terkena area yang sering dilalui warga, jika sosialisasi P3K atau tanggap darurat tidak diberikan kepada masyarakat, apa yang terjadi jika sewaktu- waktu pipa gas bocor, itu bisa berbahaya bagi warga ," ujar Basri pada Senin (29/1).

Baca: Sumur Gas Milik PT Medco di Aceh Timur Bocor

Ia juga menambahkan, tujuan PT Medco E&P Malaka melakukan eksplorasi minyak dan gas di Aceh Timur sesuai dengan Intruksi Presiden nomor 2 Tahun 2012 dalam rangka meningkatkan produksi minyak dan gas nasional, tapi tanggung jawab mereka dengan masyarakat sampai saat ini belum dipenuhi sampai menjelang lounching produksi yang ditargetkan pada tahun ini.

"Sesuai dengan prosedur PT Medco E&P Malaka harus melakukan uji kandungan, bila perlu gait Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) dalam menguji kandungan gas dan melakukan pembinaan terhadap warga lingkar tambang. Tapi nyatanya PT Medco terkesan membiarkan, jika ada warga yang mati terkena gas beracun siapa yang tanggung jawab, itu harus diingat," Pungkas Basri.

Hingga berita ini diunggah AJNN belum mendapat konfirmasi PT. Medco ikhwal tidak ada sosialisasi bahaya gas bocor tersebut, pesan konfirmasi yang dikirim AJNN juga tak dibalas.

Komentar

Loading...