Unduh Aplikasi

Mayat Pria Tanpa Indentitas Ternyata Santri Dayah Paloh Gadeng

Mayat Pria Tanpa Indentitas Ternyata Santri Dayah Paloh Gadeng
Foto: Ist

LHOKSEUMAWE - Sosok mayat laki-laki yang sebelumnya ditemukan warga di aliran sungai Dusun I, Gampong Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Senin (9/3) terungkap.

Indentitas jenazah tersebut yakni bernama Muhammad Riski, tercatat sebagai santri di Dayah Darul Huda, Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto melalui Kasubbag Humas, Salman Alfarisi mengatakan, hal itu diketahui setelah mendapatkan informasid dari seorang guru di dayah tersebut, Teungku Sufi.

“Dari keterangan yang disampaikan oleh temannya (saksi). Awalnya korban dan tiga orang temannya keluar dari dayah untuk memancing,” katanya, Kamis (11/3).

Lanjut Salman, awalnya mereka terlebih dulu mencari udang di tambak dekat sungai, kemudian baru memancing. Setelah itu korban dan tiga orang temannya mandi di sungai tersebut.

Baca: Warga Aceh Utara Digegerkan Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas

“Saat tiba di tengah sungai, ternyata ke empatnya tidak bisa berenang, namun ketiga temannya berhasil menyelamatkan diri, sementara korban hanya terlihat lambaian tangan dengan kondisi tubuh yang tenggelam,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Salman, selanjutnya ketiga teman korban berupaya menyelamatkan menggunakan pelepah daun kelapa, akan tetapi gagal. Karena korban sudah tenggelam.

“Jadi ketiga temannya baru memberitahukan kepada guru di dayah terkait kejadian itu kemarin (10/3). Lalu hal itu dilaporkan ke Polsek Dewantara. Kemudian menyampaikan hal itu kepada keluarga korban,” jelasnya.

Korban merupakan warga Gampong Baloy, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Keluarga korban juga sudah mengikhlaskan kepergian anaknya tersebut.

Komentar

Loading...