Unduh Aplikasi

Mawardi Ismail: Sekda Jadi Pjs Kepala Daerah Punya Nilai Lebih

Mawardi Ismail: Sekda Jadi Pjs Kepala Daerah Punya Nilai Lebih
Mawardi Ismail. Foto: IST.

BANDA ACEH - Pakar Hukum asal Aceh, Mawardi Ismail menilai wacana pemerintah pusat yang mengangkat Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai Pejabat Sementara (PJS) menggantikan Bupati atau Wali Kota yang habis masa jabatannya sambil menunggu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 digelar bukanlah sesuatu hal yang baru.

Sebab, kata Mawardi Ismail, seandainya Bupati atau Wakil Bupati dan Wali Kota atau Wakil Wali Kota berhalangan maka pelaksana hariannya sudah jelas dilakukan oleh Sekda.

Baca: Untuk Pilkada 2024, Sekda akan Ditunjuk Jadi Pejabat Sementara Kepala Daerah

“Sebenarnya apa yang diwacanakan itu bukan sesuatu yang terlalu baru, karena dalam regulasinya juga sudah jelas jika Bupati atau Wakil Bupati berhalangan maka Sekda yang menjadi pelaksana hariannya,” kata Mawardi Ismail, saat dihubungi AJNN, Senin (17/5).

Mawardi Ismail melihat, jika Sekda diangkat menjadi Pejabat Sementara (PJS) menggantikan Bupati atau Wali Kota yang habis masa jabatannya maka akan lebih bagus atau ada nilai lebih, sebab Sekda memang sudah paham dengan wilayah atau daerah yang akan ia pimpin.

“Kalau memang ada pejabat Sekda yang mampu kenapa tidak malah menurut saya bagus, kalau memang ada Sekda yang mampu itu bagus karena dia sudah kenal dengan daerahnya,” sebut Mawardi Ismail.

Tapi, Mawardi Ismail menyarankan, jika ada Sekda yang tidak memili kapasitas atau tidak mampu untuk menjadi Pejabat Sementara (PJS), maka pemerintah pusat untuk menggantikan atau menunjukkan orang lain yang memiliki kapasitas atau kemampuan.

“Tapi sebaiknya tidak disamaratakan, dia harus kasus perkasus, kalau ada Sekda yang kurang mampu maka jangan dipaksakan, kalau ada yang mampu silahkan kalau tidak mampu maka cari yang lain, pemerintah harus seperti itu jangan meratakan,” tutupnya.
 

Komentar

Loading...