Unduh Aplikasi

Mawardi Ismail: Dewan Jangan Tergesa-gesa, Selesaikan Interpelasi Dulu

Mawardi Ismail: Dewan Jangan Tergesa-gesa, Selesaikan Interpelasi Dulu
Pakar Hukum Unsyiah, Mawardi Ismail. Foto: Unsyiah.ac.id

BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) berencana untuk meningkatkan status interpelasi ke hak angket hingga pemakzulan terhadap Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. 

Wacana peningkatan status tersebut muncul dalam sidang paripurna mendengarkan jawaban Plt Gubernur Aceh atas sejumlah pertanyaan yang diajukan melalui interpelasi, Jumat (25/9). 

Terkait rencana wakil rakyat itu, Pakar Hukum Unsyiah, Mawardi Ismail menyarankan agar dewan tidak tergesa-gesa dalam menjalani prosesnya. Sebaiknya menyelesaikan tahapan sesuai mekanisme yang telah ditentukan. 

"Kalau menurut saya, selesaikan interpelasi dulu, baru sekali jawaban, kalau memang masih ada yang kurang, tinggal diminta lagi, jadi jangan ini belum selesai mau yang lain, selesaikan dulu," kata Mawardi Ismail kepada AJNN, Sabtu (26/9). 

Baca: Jawaban Lengkap Plt Gubernur atas Hak Interpelasi DPRA

Mawardi menyampaikan, setiap penggunaan hak legislatif memiliki tahapan sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

"Kalau sudah selesai ini, baru kita pikir yang lain, kan sedang berproses," ujar mantan Dekan Fakultas Hukum Unsyiah itu. 

Karena itu, Mawardi menyarankan agar DPRA tidak berfikir di luar konteks sampai tahapan interpelasi diselesaikan hingga adanya sebuah kesimpulan. 

"Masing-masing punya mekanisme sendiri, ini juga baru sekali, dan kehadiran Plt Gubernur Aceh dalam sidang paripurna juga harus dihargai," tutur Mawardi.

Komentar

Loading...