Unduh Aplikasi

Material Galian C Pembangunan PLTU Nagan Raya Diduga tak Berizin

Material Galian C Pembangunan PLTU Nagan Raya Diduga tak Berizin
Koordinator GeRAK Aceh Barat Edy Syahputra. Foto: AJNN/Fauzul Husni

BANDA ACEH - Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Barat, Edy Syahputra menduga material galian C untuk pembangunan PLTU 3-4 di Desa Suak Puntong, Kabupaten Nagan Raya, tak mengantongi izin.

Pihaknya mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Nagan Raya menelusuri asal muasal material tanah tersebut. Bila kemudian dugaan tersebut benar diambil tanpa izin, maka harus ditertibkan sebagaimana aturan yang berlaku.

"Harus ditertibkan, karena berpotensi pendapatan asli daerah (PAD) akan hilang," kata Edy Syahputra kepada AJNN, Kamis (5/6) malam.

Edy juga menyebutkan hingga saat ini proses ganti rugi tanah dan rumah warga belum jelas. Bahkan warga sempat melakukan pemblokiran jalan. Sebab, aktifitas pengangkutan material membuat polusi debu parah.

Temuan pihaknya di lapangan, dijumpai mobil pengangkut material melebihi muatan dan tidak ditutupi dengan terpal agar muatannya juga tidak tumpah atau keluar dari bak mobil.

"Ada pencemaran lingkungan disini, sepatutnya DLHK Nagan Raya mengambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tuturnya.

Ditegaskan Edy, pihak Sat Lantas Polres Nagan Raya harus menindak tegas aktifitas angkut material galian C tersebut. Hal ini perlu dilakukan, sebab aktifitas pengangkutan material menggunakan jalan nasional. Ia berharap polisi tidak tutup mata melihat kondisi tersebut.

"Jangan diam, kami meminta segera diberikan sanksi tegas kepada perusahaan. Kelalaian ini sudah berlansung sangat lama. Kami menduga ada unsur kesengajaan dan pembiaran" tambah Edy.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...