Unduh Aplikasi

MaTA Temukan Dugaan Suap dan Tunjangan Ganda di KIP Aceh

MaTA Temukan Dugaan Suap dan Tunjangan Ganda di KIP Aceh
ilustrasi. Foto: JIBI Photo

BANDA ACEH - Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) temukan adanya dugaan suap dalam proses mutasi staf yang dilakukan oknum di sekretariat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh.

"Ada dugaan perbuatan suap yang dilakukan oknum sekretariat KIP Aceh dalam memperlancar proses mutasi staf di lingkungan KIP," kata Koordinator monitoring pengadilan MaTA Baihaqi pada konferensi Pers (9/11).

Dikatakannya, selain adanya dugaan suap, MaTA juga menemukan pengambilan tunjangan ganda bersumber dari anggaran pemerintah Aceh dan KPU RI oleh 21 pegawai Provinsi Aceh yang diperbantukan pada sekretariat KIP Aceh.

"Modusnya mereka membuat pernyataaan bahwa tidak menerima tunjangan dari Pemerintah Aceh sehingga mendapatkan tunjangan dari KPU RI," jelasnya.

Pengambilan tunjangan ganda yang dilakukan 21 pegawai tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2014 hingga 2016 dengan rincian tahun 2014 selama 6 bulan, dan jatah tahun 2016 selama 8 bulan terhitung dari Januari – Agutus 2016.

"Sedang jatah tahun 2015, diambil penuh oleh 21 orang pegawai KIP Aceh. Akibat tindakan tersebut negara dirugikan Rp 1,5 milliar lebih," jelasnya.

Atas penemuan itu, kata dia pihaknya telah melaporkan dugaan korupsi tersebut ke pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh untuk ditelusuri kebenaran keterlibatan staf sekretariat atas suap yang dilakukan.

"Kita meminta kepada kejaksaan untuk melakukan penegakkan hukum atas perkara tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh oknum di KIP Aceh," imbuhnya.

Komentar

Loading...