Unduh Aplikasi

Masyarakat Nagan Raya Desak Pemerintah Cabut HGU PT. Fajar Baizuri dan Brothers

Masyarakat Nagan Raya Desak Pemerintah Cabut HGU PT. Fajar Baizuri dan Brothers
BANDA ACEH – Ratusan masyarakat dan mahasiswa Nagan Raya berunjuk rasa di depan kantor wilayah Badan Pertanahan Negara (BPN) Aceh, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan Gubernur Aceh.

Dalam aksi tersebut mereka meminta pemerintah segera mencabut Hak Guna Usaha (HGU) PT. Fajar Baizuri dan Brother. Dan memerintahkan PT. Fajar Baizuri dan Brothers agar mengembalikan tanah masyarakat Cot Rambong dan Cot Me yang telah diambil paksa PT tersebut.

Koordinator aksi, Khairil AR mengatakan, PT. Fajar Baizuri dan Brothers tidak beritikad baik terhadap masyarakat, terbukti di mana perusahaan tersebut pernah memanfaatkan kekuatan militer hingga preman untuk menakuti warga Gampong Cot Rambong dan Cot Me.

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya tidak serius dalam menyelesaikan persoalan sengketa tanah itu,” kata koordinator aksi Khairil, AR kepada AJNN, Senin (7/3).

Menurutnya, pemerintah seharusnya punya andil dalam menyelesaikan polemik yang sudak bertahun-tahun ini, karena ditakutkan akan terjadi pertumpahan darah antara masyarakat Gampong Cot Rambong dan Cot Me selaku pemilik tanah yang sah dengan pihak PT. Fajar Baizuri dan Brothers.

Untuk itu, massa berharap kepada Pemerintah yang mempunyai wewenang dalam hal ini Gubernur Aceh, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), BPN Kanwil Aceh, Kementerian Agraria dan Tata Ruang BPN pusat segera mengambil sikap untuk memenuhi tuntutan masyarakat Gampong Cot Rambong dan Cot Me.

”Kepada seluruh warga Aceh juga melihat, mendengar serta membuka mata hati atas pelanggaran hak azasi kami selaku warga Gampong Cot Rambong dan Cot Me oleh PT. Fajar Baizuri dan Brothers,” terangnya.

Sebelumnya, objek wisata tanah warga Gampong Cot Rambong dan Cot Me saat ini yang menjadi tanah milik warga seharusnya adalah seluas 3000 meter, namun pada kenyataannya dirampas dengan semena-mena oleh PT. Fajar Baizuri dan Brothers, sehingga tanah warga Gampong Cot Rambong dan Cot Me yang seluas itu kini hanya tinggal 1000 meter dari jalan umum.

Komentar

Loading...