Unduh Aplikasi

Masyarakat Diminta Tak Pilih Calon Yang Melakukan Politik Uang

Masyarakat Diminta Tak Pilih Calon Yang Melakukan Politik Uang

BENER MERIAH - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pukes Bener Meriah mengindikasi adanya politik uang untuk mendulang suara pada Pilkada 2017.

Ketua LSM Pukes Bener Meriah Zetha kepada AJNN mengatakan permainan politik uang itu dapat dilihat dari adanya beberapa tim sukses dari beberapa calon yang menemui komunitas masyarakat mengajak memilih pasangan tertentu dengan imbalan uang.

”Bahkan kita telah menemukan bukti adanya permainan politik uang ini, jelas ini membodohi rakyat” ujar Zetha.

Ia menjelaskan praktek politik uang adalah praktek memanipulasi nilai-nila demokrasi.

”Yang memprihatinkan, rakyat tidak disuguhi dengan program-program yang akan dijalankan oleh kandidat jika terpilih nanti, tapi malah memasung hak-hak rakyat dengan politik uang,” jelas Zetha.

Masalah yang dihadapi Bener Meriah adalah angka kemiskinan yang semakin besar dan penggangguran yang semakin tidak terpecahkan.

“Seharusnya inilah menjadi tantangan yang sangat mendasar yang harus dicarikan solusi oleh para calon pemimpin Bener Meriah ke depan, bukan mengedepankan syahwat kekuasaan dan menghalalkan segala cara untuk menang,”jelasnya.

LSM Pukes mengingatkan agar KIP dan Panwaslih Bener Meriah benar-benar independen dan tidak memihak kepada salah satu kandidat.

”Kita khawatir jika politik uang dan tidak independen, akan menimbulkan berbagai sengketa pada pilkada nantinya,”ujarnya.

Kepada masyarakat Bener Meriah, LSM Pukes menghimbau untuk tidak memilih calon yang menggunakan uang untuk mendapatkan suara pemilih.

“Rakyat harus benar-benar mengetahui kredibilitas calon, apakah mampu memajukan daerah dan kesejahteraan rakyat atau sebaliknya,”tandasnya.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...