Unduh Aplikasi

PIDIE JAYA BANGKIT

Masyarakat Bergotong Royong Bangun Kembali Meunasah

Masyarakat Bergotong Royong Bangun Kembali Meunasah
Warga Gampong Musa Balee membersihkan reruntuhan atap meunasah. Foto: Muksalmina

PIDIE JAYA - Masyarakat Pidie Jaya sudah mulai bergotong royong untuk membersihkan puing-puing runtuhan bangunan tempat ibadah yang disebabkan guncangan gempa bumi di kabupaten itu.

"Kita mulai membersihkan tempat ibadah, supaya masyarakat bisa leluasa dan kusyuk dalam melaksanakan ibadah," kata Rahmat (35), warga Musa Balee, Kecamatan Bandar Baru, saat beristirahat usai membersihkan runtuhan meunasah di kampung mereka, kepada AJNN, Sabtu (10/12).

Rahmat berharap meunasah ini dapat segera difungsikan sebagai pusat kegiatan masyarakat di kampung itu. Namun, kata dia, perlu perbaikan yang tidak sedikit untuk membuat bangunan ini berfungsi kembali. Rahmat juga berharap masyarakat tidak larut dalam kesedihan dan bangkit kembali membangun Pidie Jaya.

"Kita tidak boleh larut dalam kesedihan. Setiap musibah pasti ada hikmahnya. Kita harus bertawakkal," kata Rahmat.

Kegiatan ini dilakukan bersama-sama masyarakat dan 30 personil polisi Bawah Kendali Operasi (BKO) Polres Aceh Utara. "Kami dari Polres Aceh Utara di bawah arahan Kapolsek Bandar Baru hari ini fokus membersihkan Meunasah Gampong Musa Balee," ujar seorang personil polisi.

Gotong royong ini menjadi pelipur lara para penyintas gempa setelah kejadian memilukan, Rabu lalu. Mereka bersuka cita membersihkan bagian-bagian meunasah yang ambruk akibat gempa berkekuatan 6,4 skala richter itu.

Sebelumnya, PT Trakindo Utama (Trakindo) menyerahkan bantuan berupa satu unit ekskavator Cat 320D untuk membantu membongkar puing-puing bangunan karena gempa bumi di Pidie Jaya.

Maria T Kurniawati, Chief Administration Officer PT Trakindo Utama, mengatakan alat yang mereka sediakan dapat membantu pekerjaan berat, terutama mengangkat reruntuhan bangunan untuk mencari korban yang terjebak.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...