Unduh Aplikasi

Masyarakat Aceh Diminta Tetap Kurangi Aktifitas di Malam Hari

Masyarakat Aceh Diminta Tetap Kurangi Aktifitas di Malam Hari
Foto: Ist

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh secara resmi mencabut penerapan jam malam, usai sepekan lamanya dilaksanakan. Kebijakan itu diambil, setelah Forkopimda Aceh menerbitkan maklumat pencabutan penerapan jam malam, Sabtu (4/4).

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, saat membacakan maklumat itu mengatakan, meski penerapan jam malam dicabut, tidak berarti masyarakat tak mengindahkan protokol pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), sebagaimana selama ini telah dijalankan.

Namun, pasca pencabutan pemberlakuan jam malam. Suasana Pasar Tradisional Peunayong serta jalan yang biasanya sedikit lengang di Banda Aceh, Sabtu malam hingga Minggu (5/4) pagi, terpantau mulai kembali ramai oleh masyarakat yang menjalankan aktifitas.

Komisioner Pengawasan dan Perlindungan Anak Aceh (KPPAA), Firdaus D. Nyak Idin, menuturkan bahwa Ia menyambut baik serta menghormati keputusan yang diambil Pemerintah Aceh, untuk sementara waktu mencabut pemberlakuan jam malam.

"Walaupun sebenarnya, secara prinsip KPPAA menilai jam malam berefek mengurangi aktivitas di luar rumah saat malam, dan dapat menekan penyebaran Covid-19. Terlebih, dalam konteks perlindungan anak," kata Firdaus D. Nyak Idin, di Banda Aceh, Minggu (5/4).

Namun demikian, oleh karena pemberlakuan jam malam telah dicabut, Firdaus berharap pada masyarakat Aceh, untuk mematuhi protokol penanganan Covid-19, seperti menjaga kesehatan diri, tetap berada di rumah jika tidak adak keperluan mendesak, dan menjaga jarak fisik (physical distancing).

"Tetap berada bersama keluarga saat malam hari, mulai habis Isya sampai Subuh. Kemudian, apabila terpaksa harus keluar rumah agar tetap mengikuti protokol kesehatan. Menjaga jarak fisik, memakai masker dan mencuci tangan akai sabun. Bersihkan diri sebersih-bersihnya dan mengganti pakaian saat kembali ke rumah. Jaga anak dan keluarga kita," pungkas Firdaus.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...