Unduh Aplikasi

Masuk Secara Ilegal, Imigrasi Papua Nugini Deportasi Gubernur Lukas Enembe

Masuk Secara Ilegal, Imigrasi Papua Nugini Deportasi Gubernur Lukas Enembe
Gubernur Papua, Lukas Enembe. Foto: IST/net.

PAPUA NUGINI - Gubernur Papua, Lukas Enembe dideportasi dari Papua Nugini karena masuk ke negara tersebut melalui jalur ilegal atau jalur tikus. Pendeportasian orang nomor satu di Papua tersebut dilakukan langsung oleh pihak imigrasi Papua Nugini (PNG).

Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Papua, Novianto Sulastono seperti dilansir AJNN dari Rmol.id menjelaskan bahwa pendeportasian dilakukan karena Lukas tidak membawa dokumen resmi keimigrasian, seperti paspor dinas, visa, dan exit permit saat melintas negara tetangga tersebut.

Lukas Enembe memasuki wilayah PNG bersama dua kerabatnya yaitu Hendrik Abodondifu dan Eli Wenda. Kedua kerabat Enembe ini akhirnya juga dideportasi kembali ke Indonesia oleh pemerintah Papua Nugini.

Saat kembali pulang ke Papua, Lucas dan dua kerabatnya harus melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Jayapura. Sehingga Konsulat Jenderal RI untuk Vanimo mengeluarkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) yang berlaku satu kali perjalanan.

Selain itu, Konsul Jenderal RI untuk Vanimo, Allen Simarmata juga mendampingi proses kepulangan sang gubernur ke Indonesia.

Lukas mengakui bahwa dirinya telah melakukan kesalahan karena melintasi negara tanpa proses keimigrasian. Lukas menyeberang dari Pasar Skouw di perbatasan menggunakan ojek.

Selama dua hari di Papua Nugini menurut Lukas, dirinya menjalani pengobatan terapi saraf pada bagian kaki.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...