Unduh Aplikasi

Masuk 16 Besar Calon Anggota BPK RI, Ini Profil Teuku Surya Darma 

Masuk 16 Besar Calon Anggota BPK RI, Ini Profil Teuku Surya Darma 
Calon anggota BPK RI, Teuku Surya Darma. Foto: IST/Rmolbanten.

BANDA ACEH - Komisi XI DPR RI akan menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) Calon Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. 

Sebelumnya komisi XI DPR RI pada tanggal 24 Juni 2021 yang lalu telah memutuskan dan menetapkan 16 calon anggota BPK RI tersebut untuk mengikuti Fit and Proper test yang direncanakan akan berlangsung pada awal bulan September 2021 mendatang.

Dari 16 orang tersebut salah seorang diantaranya merupakan putra terbaik Aceh bernama Teuku Surya Darma. Menelisik dari sejumlah nama tersebut Teuku Surya Darma merupakan satu-satunya putra Aceh yang akan bersaing dengan 15 orang lainnya untuk memperebutkan 9 posisi (kursi) anggota BPK RI.

Lalu siapakah sosok Teuku Surya Darma ini?

Bagi publik Aceh, Surya  Darma tidak asing lagi. Sebagai mantan anggota DPRA periode 2004-2009, jejak rekamnya dapat ditelusuri di berbagai media baik berupa pernyataan pribadi maupun mewakili fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang diwakilinya. 

Pernyataan Surya Darma berupa kritik dan masukan atas kebijakan Pemerintah Aceh terutama dalam hal kebijakan anggaran, sesuai dengan latar belakang pendidikan sebagai seorang akuntan. Lebih lagi, kritik dan masukkan tersebut disampaikan dalam kapasitasnya sebagai wakil rakyat dalam melaksanakan fungsi Budgeting dan fungsi pengawasan di DPRA.

Lantas hal itu pun tidak membuat Surya Darma jumawa apalagi besar kepala. Ia merupakan sosok yang sangat sederhana, humbel dan senantiasa menyambut siapa saja dengan senyum. 

Surya Darma merupakan sosok yang sangat bersahabat dan pribadi yang hangat bagi pekerja media dan kawan-kawan pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Setiap berdiskusi dengannya, banyak gagasan dan ide cemerlang yang keluar dari pemikirannya.

Teuku Surya Darma merupakan putra kelahiran Banda Aceh, pada 10 September 1974. Walaupun ber-KTP Gampong Lamreung, Darul Imarah, Aceh Besar, saat ini, karena sejumlah pekerjaan Surya Darma tinggal di Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur.

Iapun menyelesaikan pendidikan D III (Diploma) Ekonomi Akuntansi di Universitas Sumatera Utara (USU) Medan pada tahun 1996. 

Sebagai sosok yang haus ilmu pengetahuan, iapun melanjutkan pendidikan ke jenjang strata 1 (S1) di Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh tahun 2000.

Lalu pada  tahun 2011, Teuku Surya Darma menyelesaikan pendidikan program S2 (Magister) bidang Islamic Development Management di USM Penang, Malaysia.

Saat ini pun, Teuku Surya Darma sedang menempuh pendidikan Strata 3 (Ph.D) di bidang Development, Planning and Management juga di USM Penang, Malaysia. 

Setelah tugasnya sebagai anggota DPRA berakhir. Sejumlah kegiatan yang ditekuninya patut diacungi jempol. Diantaranya, Dia pernah menjadi Analis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Badan Keahlian DPR RI dari tahun 2016 sampai dengan 2020.

Pria yang sebelumnya pernah menjadi Dosen Fakultas Syariáh dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Ar-Raniry  2000-2016 ini juga pernah menjabat Direktur Yayasan Pusat Keunggulan Aceh dari 2016-2017. 

Riwayat pekerjaan lain dari sosok yang merupakan satu-satu "wakil" Aceh untuk duduk di kursi anggota BPK RI tersebut adalah dosen Akuntansi LP3I Banda Aceh  2000-2004, Anggota Legislatif DPR Aceh periode 2004-2009, lalu pernah menjabat Direktur Ekskutif Yayasan Pahala Aceh 2011-2012 dan Sekretaris Umum Yayasan Markaz Ad-Da'wah Al-Ishlah Aceh 2012-2015.

Selain itu, mantan Direktur Operasional Dayah Al-'Athiyah Tahfizh Al-Qurán Aceh 2012-2016 ini, juga pernah menjadi tenaga ahli Anggota DPR RI dari tahun 2012 sampai tahun 2014.

Bukan hanya pernah menjabat sejumlah posisi strategis, Teuku Surya Darma juga telah banyak menulis sejumlah buku secara pribadi dan buku yang merupakan kajian bersama dengan sejumlah pihaknya lainnya.

Beberapa buku yang ditulis oleh Teuku Surya Darma diantaranya, Akuntabilitas dan Dinamika Pengelolaan Keuangan Daerah yang terbit tahun 2017, Kajian Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2018 dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara, Studi Kasus: EmpatTahun Anggaran (20152018) Laporan Keuangan Pemerintah Pusat tahun 2020.

Kemudian Surya Darma juga menulis buku Satu Dasawarsa Otonomi Khusus Aceh: Tahun Anggaran 2008 sampai dengan 2018 yang terbit pada tahun 2020. 

Selanjutnya buku Akuntabilitas Kinerja Keuangan Pusat dan Daerah: Tinjauan Pengelolaan DAK Kesehatan yang terbit pada tahun 2020 dan Buku Belanja Infrastruktur Daerah, Studi Kasus: Implementasi Kebijakan Pengalokasian Dana Transfer Umum yang diterbitkan pada tahun 2020. 

Buku terbaru yang ditulis oleh Teuku Surya Darma adalah Akuntabilitas Keuangan Daerah, Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah: Tinjauan Dimensi Permasalahan Berdampak Kerugian Keuangan Daerah yang terbit tahun 2021.

Jika menelisik dari jenjang pendidikan dan pengalaman pekerjaan serta beberapa buku yang ditulisnya, merupakan pilihan tepat bagi komisi XI DPR RI memilih Teuku Surya Darma sebagai anggota BPK RI.

Tentu saja doa terbaik dan dukungan dari seluruh masyarakat Aceh sangat diharapkan oleh Teuku Surya Darma guna memuluskan dan mempermudah jalannya menjadi salah seorang anggota BPK RI. 

Sebagai satu-satunya wakil Aceh di yang masuk dalam 16 besar calon anggota BPK RI yang ikut Fit and Proper test berdasarkan keputusan rapat internal Komisi XI DPR RI pada tanggal 24 Juni 2021 tersebut, rakyat Acehpun berharap agar Teuku Surya Darma terpilih menjadi anggota BPK RI.

Komentar

Loading...