Unduh Aplikasi

Masjid Nyak Sandang di Aceh Jaya Mulai Dibangun

Masjid Nyak Sandang di Aceh Jaya Mulai Dibangun
Desain Masjid Nyak Sandang. Foto: Dok AJNN

ACEH JAYA - Bupati Aceh Jaya bersama Perwakilan Kementerian PUPR dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitussalam Nyak Sandang di Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Rabu (14/10).

Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Cipta Karya yang diwakili Kasubbid Wilayah I, Wahyu Kusumo Susanto dalam sambutannya mengatakan jika sumbangan pembagunan Masjid Baitussalam Nyak Sandang ini merupakan bagian dari penghargaan Pemerintah Pusat terhadap Nyak Sandang serta masyarakat Aceh pada umumnya atas sumbangsihnya terhadap pembelian Pesawat Seulawah 001 untuk penunjang kemerdekaan RI.

"Pembangunan masjid ini sebagai bentuk penghargaan negara kepada Nyak Sandang dan warga Aceh pada umumnya," kata Wahyu dihadapan para tamu undangan termasuk Nyak Sandang.

Oleh sebab itu, pihaknya mewakili Kementerian dan Presiden berharap agar pembangunan Masjid Nyak Sandang ini bisa selesai tepat waktu, sehingga bisa segera dimanfaatkan warga untuk beribadah.

Selain itu, pihaknya juga berharap agar masjid ini nantinya selain dimanfaatkan sebagai sarana ibadah juga bisa dijadikan sebagai tempat belajar religi serta bisa menjadikan bukti sejarah atas kontribusi Nyak Sandang serta masyarakat Aceh kepada negara.

"Kepada kontraktor jangan hanya kejar proyek, tapi jadikan ini sebagai sumbangsih kepada Nyak Sandang dan masyarakat Aceh pada umumnya yang telah berjasa kepada negara," pinta Wahyu.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB mewakili masyarakat Aceh Jaya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dirjen Cipta Karya, Menteri PUPR dan Presiden atas bantuan pembangunan Masjid Baitussalam Nyak Sandang Lamno, yang akan dilangsungkan pembangunannya mulai hari ini.

Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB yang disaksikan langsung oleh Nyak Sandang sedang melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitussalam Nyak Sandang, Lamno Aceh Jaya. Foto: AJNN/Suar

Katanya, pembelian pesawat Seulawah 001 atas sumbangan masyarakat Aceh itu merupakan bukti kecintaan rakyat Aceh kepada NKRI, sehingga banyak rakyat Aceh yang rela menjual harta nya untuk pembelian pesawat Seulawah 001.

Baca: Nyak Sandang Jadi Buruan Foto Para Pejabat Aceh Jaya

"Sumbangan para rakyat Aceh merupakan bukti sayang dan kecintaan masyarakat Aceh terhadap NKRI," tutur Irfan TB.

Oleh sebab itu, pihaknya juga meminta perhatian Pemerintah Pusat terhadap Aceh untuk merealisasikan semua butir-butir MoU Helsinki yang telah lama disepakati.

"Kami sangat mengharapkan pusat untuk merealisasikan butir-butur MoU yang hingga hari ini belum terealisasi seutuhnya," pinta Irfan.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada konsultan pengawas agar selalu berada di tempat, karena pihaknya tidak menginginkan ada masalah dikemudian hari.

"Kami minta konsultan pengawas harus ada di tempat, jangan sampai di segmen selesai harus ada pembongkaran lagi, karena kita sudah punya pengalaman demikian," terangnya.

Sementara itu, pihaknya juga meminta kepada pihak kementerian dan pemerintah provinsi untuk melakukan peningkatan jalan akses menuju Masjid Nyak Sandang yang dinilai masih sulit dilalui kendaraan roda empat.

"Berhubung Pemkab Aceh Jaya kekurangan anggaran karena tahun ini ada sebesar Rp 118 miliar refocusing anggaran, jadi banyak infrastruktur termasuk jalan harus tertunda pembangunannya," pungkas Irfan TB.

Komentar

Loading...