Unduh Aplikasi

Masjid Baitul Fuqara Kemukiman Cubo Sulit Dibongkar

Masjid Baitul Fuqara Kemukiman Cubo Sulit Dibongkar

PIDIE JAYA - Masjid Baitul Fuqara Kemukiman Cubo di Gampong Paru Keude, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya yang rusak berat akibat diguncang gempa bumi dengan kekuatan 6.5 SR mendapat kendala saat hendak dirobohkan.

Pimpinan pesantren Darussa’adah Paru, Waled Sanusi kepada AJNN, Rabu (28/12) mengatakan, masjid tersebut sedikit berbeda dengan masjid lainnya yang juga rusak akibat gempa di Pidie Jaya. Waled Sanunusi yang juga merupakan Khatib di Masjid Baitul Fuqara mengaku pernah bermimpi agar masjid tersebut jangan dirobohkan.

“Saya pernah bermimpi sebelum masjid ini mulai dibongkar, dalam mimpi itu seseorang membisikkan kepada saya, kalau bisa diselamatkan lebih baik, jangan dibongkar, terutama delapan tiang utama masjid,” ujar Waled.

Sebagian dinding masjid tersebut sudah dibongkar, namun dua alat berat yang bekerja untuk merobohkan masjid itu mengalami kerusakan.

"Satu beko mengeluarkan asap dari mesin, satu lagi patah gigi paket, sehingga beko tersebut tidak dapat bekerja lagi," sebut Khatib Masid Baitul Fuqara.

Bahkan berhembus berita di gampong itu, bahwa seorang operator beko yang bekerja membongkar masjid tersebut terpaksa harus dirawat di rumah sakit akibat mengalami bengkak diwajahnya.

“Memang ketika mau dibongkar, banyak kendala yang dialami oleh para pekerja, termasuk dua unit beko yang tadi saya sebutkan,”sebut Khatib Masid Baitul Fuqara.

Waled Sanusi menambahkah, sesuai hasil musyawarah antar Kepala Desa dan Perangkat Desa dalam Kemukiman Cubo, masjid tersebut tetap harus dirobohkan untuk dibangun kembali masjid yang baru di lokasi yang sama.

Namun, untuk dapat merobohkan masjid yang diresmikan tahun 1983 itu, ia menyarankan agar terlebih dahulu membongkar lambang Allah yang ada di puncak kubah masjid tersebut.

Komentar

Loading...