Unduh Aplikasi

Masih Banyak Warga Simpang Peut Belum Miliki Akta Kelahiran

Masih Banyak Warga Simpang Peut Belum Miliki Akta Kelahiran
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH BARAT - Pemerintah Desa Simpang Peut, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat mengumpulkan 320 warga desa setempat yang belum memiliki akta kelahiran.

Hasil tersebut diperoleh dari pengumpulan data pendukung untuk persyaratan kepengurusan akta kelahiran dan kematian yang dilakukan petugas regrestasi gampong (PRG) desa setempat.

Kepala Desa Simpang Peut, Sudirman U, mengatakan dari 320 warga yang telah dikumpulkan dokumen persyaratan tersebut, pihak desa baru mengajukan dokumen syarat kepengurusan akta kelahiran untuk 65 jiwa.

“Baru segitu yang kami ajukan karena sisanya masih ada kendala disyarat yang belum dipenuhi sehingga belum bisa diajukan,” kata Sudirman, kepada Jurnalis Warga, Simpang Peut, Senin (23/10).

Dirinya mengungkapkan mereka yang belum memenuhi dokumen pendukung sebagai syarat seperti tidak ada buku nikah orang tua, surat keterangan lahir dan syarat lainnya. Ia meminta kepada warga yang belum memenuhi syarat agar segera mengurusnya.

Sementara, 65 orang yang telah diajukan hingga kini belum satu pun akta kelahiran yang diterbitkan oleh disdukcapil setempat. Alasanya karena dinas kekurangan tenaga pendukung atau sumber daya manusia (SDM), sehingga membutuhkan waktu untuk melakukan proses.

“Sebelumnya kami ajukan dokumen dan formulir pendaftaran untuk 55 jiwa, karena ada kesalahan dalam pengisian formulir maka dikembalikan. Setelah kami perbaiki dan jumlah yang kami ajukan menjadi bertambah 65 jiwa,” ungkapnya.

Ia mengaku kecewa dengan belum keluarnya akta kelahiran yang sudah diurus itu. Karena berdasarkan aturan akta kelahiran diterbitkan 15 hari setelah kepengurusan.

"Disdukcapil mengatakan akta baru keluar sekitar dua bulan mendatang karena banyaknya masyarakat yang mengurus akta kelahiran dan kematian," jelasnya.

Sudirman berjanji tahun ini semua warga yang belum memiliki akta kelahiran dan kematian dapat dituntaskan, sehingga tahun depan tidak adalagi warga yang tidak memiliki identitas hukum itu.

JW Simpang Peut| Asna Dewi

Komentar

Loading...