Unduh Aplikasi

Masih ada boat 5 GT di Asel belum memiliki surat izin berlayar

Masih ada boat 5 GT di Asel belum memiliki surat izin berlayar
Petugas patroli gabungan memeriksa surat izin berlayar, Foto.Rahmat/AJNN
ACEH SELATAN - Nelayan di Kabupaten Aceh Selatan (Asel) masih ada yang belum memiliki surat izin berlayar. hal ini terbukti setelah Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) melakukan patroli gabungan terhadap boat 5 GT di perairan Asel.

Padahal sebelumnya DKP Asel sudah berulang kali melakukan pemberitahuan kepada para nelayan di wilayah setempat agar melengkapi surat izin berlayar.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas DKP Asel, Cut Yusminar kepada AJNN dalam kegiatan patroli gabungan yang digelar Sabtu (25/10) kemarin, mengatakan, pihak dinas terkait sudah melakukan pemberitahuan kepada para nelayan untuk mengurus surat izin berlayar di laut lepas.

“Kita sudah melakukan pemberitahuan kepada nelayan agar semua surat izin berlayar harus dilengkapi, tapi masih banyak nelayan yang belum mematuhi aturan ini, makanya kita melakukan pemeriksaan terhadap boat-boat yang ada di laut,” ungkapnya.

Dikatakan Cut, Dalam melakukan pemeriksaan boat-boat dilaut lepas yang digelar sehari penuh itu, dengan melibatkan petugas pengawas dari dinas terkait, panglima laut, perhubungan Tapaktuan serta dibantu dari jajaran Polres Aceh Barat Daya (Abdya) dari angkatan Polair.

Dalam razia tersebut berhasil di temukan dua unit boat yang tidak lengkap surat-surat izin berlayar tersebut.

“Saat ini kita tetap melakukan razia terhadap boat dilaut, dengan tujuan agar para nelayan itu patuh terhadap aturan, bagi boat yang terdapat tidak memiliki perlengkapan surat-surat, maka akan kita bina dulu, tetapi setelah tiga bulan kedepan nanti setelah kita bina ternyata masih ada yang melanggar peraturan, baru kita seret boat mereka ke darat, itu tidak ada ampunan lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Polair dari Abdya Karnofi yang bertanggung jawab dan memantau di dua Kabupaten tersebut yaitu Asel dan Abdya mengungkapkan, semua boat yang berlayar di Kabupaten Asel dan Abdya harus melapor dengan tujuan agar perjalanan mereka diketahui oleh pihak terkait

“Yang kita lakukan ini adalah aturan, kita harapkan mereka (para nelayan) itu harus melapor ke pihak terkait paling tidak dalam seminggu sekali harus melapor, dengan tujuan agar kita tau koordinat yang mereka tempuh dan juga untuk mengantisifikasi para nelayan tersebut,” kata Karnofi.

RAHMAT RT

Komentar

Loading...