Unduh Aplikasi

Masa PA turunkan bendera PNA, wartawan AJNN diancam

Masa PA turunkan bendera PNA, wartawan AJNN diancam
Images
ACEH UTARA- Wartawan AJNN di Aceh Utara, Razali diancam masa dan membuat baju robek serta smartphone blacberry dirampas masa.

Begitu juga dengan wartawan BeritaHUKUM.Com, Samsul Arifin.
Menurut Razali kejadian bermula sekira pukul 9:30 WIB, Rabu, (5/3) telah terjadi penurunan dan perusakan terhadap ratusan bendera bintang bulan dan bendera Partai Aceh (PA), spanduk Caleg DPRK Aceh utaara dari PDA Tgk Marzuki, dan caleg Gerindra Syarifuddin Yunus, dan spanduk Caleg PDI, yang dipasang di sepanjang jalan Keude Simpang Mulieng, sampai Meunasah Muncrang dan Meunasah Kanot, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara.

Berdasarkan informasi, penurunan itu dilakukan oleh Caleg PNA untuk DPRK Aceh utara nomor urut 1 dapil 3, Muntasir beserta 2 rekannya. Kejadian penurunan itu dketahui oleh si Kleung Pase (34) yang merupakan simpatisan Partai Aceh.

Saat itu dirinya sedang duduk-duduk di warung kopi yang tak jauh dari lokasi pencabutan atribut PA tersebut, dimana pelaku mencabut dan menginjak-injak bendera tersebut sambil mengatakan ini adalah bendera pengkhianat, kemudian langsung kabur dan belum diketahui keberadaannya.

Melihat kejadian itu, Si Kleung Pasee langsung menelfon rekan-rekan KPA/PA lainnya, dan selanjutnya unsur KPA/PA yang dikomandoi oleh Nadir membuat aksi balasan dengan merusak dan mencabut seluruh atribut PNA yang dipasang di kawasan tersebut dan lansung membakarnya di persimpangan jalan Simpang Mulieng.

Aksi pembakaran itu rusuh, dan puluhan massa mengeroyok dan hendak memukul wartawan BeritaHUKUM.com atas nama Samsul Arifin, dan AJNN.net Razali sembari merebut ponsel BlackBerry- dan hp nokia nya serta menarik kerah baju hingga robek. Mereka marah, karena tidak mau diambil dokumen pembakaran itu.

Semantara, Sofyan  selaku jurubicara PNA Aceh Utara saat dihubungi AJNN mengatakan tidak mungkin seorang caleg (Muntasir Caleg PNA Nomor  urut 1 dapil 3)  melakukan penurunan bendera Partai Aceh (PA).

Malah, Sofyan balik menuding  yang bahwa pihak simpatisan  Partai  Aceh (PA) yang menurunkan bendera Partai Nasonal Aceh (PNA) semalam.

"Partai Aceh yang menurunkan bendera PNA semalam," kata dia.

| FIQIH PURNAMA

Komentar

Loading...