Unduh Aplikasi

Mantan Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam Minta Dibebaskan dari Tuntutan

Mantan Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam Minta Dibebaskan dari Tuntutan
Mantan Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam usai sidang di Pengadilan Tipikor Banda Aceh. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Mantan Wali Kota Sabang, Zulkifli H Adam, terdakwa dugaan korupsi pengadaan tanah pembangunan rumah guru memohon kepada majelis hakim membebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

Pernyataan tersebut disampaikan terdakwa melalui pledoi atau nota pembelaan pribadi pada persidangan lanjutan di Pengadilan Tipikor Banda Aceh, Kamis (30/1).

Sidang yang dipimpin ketua majelis Muhifuddin didampingi dua hakim anggota, terdakwa menyampaikan bahwa dirinya tidak melakukan korupsi seperti dalam tuntutan JPU pada persidangan sebelumnya. 

Selain itu, Zulkifli H Adam juga memohon kepada hakim agar JPU untuk untuk mengeluarkan terdakwa dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kahju Aceh Besar. 

"Saya memohon kepada majelis hakim untuk membebaskan saya dari segala tuntutan JPU baik primair maupun subsidair," kata Zulkifli H Adam.

Nota pembelaan yang dibuat oleh Zulkifli H Adam  sebanyak 25 halaman itu sengaja dibuat untuk disampaikan kepada majelis hakim. Dalam pledoi tersebut, terdakwa menilai penetapan tersangka dirinya oleh penyidik Kejati dinilai terlalu dipaksakan dan diskriminasi.

"Dalam persidangan JPU juga mengabaikan keseluruhan fakta - fakta persidangan terhadap apa yang disampaikan oleh saksi-saksi yang dihadirkan oleh JPU sendiri," kata terdakwa.

Baca: Mantan Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam Dituntut 3,9 Tahun, Denda Rp100 Juta

Sementara Zulkifli SH, kuasa hukum terdakwa dalam pledoinya menyampaikan bahwa terdakwa Zulkifli H Adam tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tidak pidana korupsi sebagaimana didakwa dalam dakwaan primair dan dakwaan subsidair penuntut umum 

"Kami memohon kepada majelis agar dapat memulihkan hak-hak terdakwa dalam kedudukan, harkat serta martabat seperti semula. Kami berkeyakinan Zulkifli H Adam tidak terbukti melakukan korupsi seperti dakwaan dan tuntutan JPU," sebut kuasa hukum.

Selain itu, memohon kepada mejelis agar tanah seluas 1.306 M² di Paya Seunara dan tanah seluas 6.653 M² di Suka Karya Sabang beserta sertifikat hak milik atas nama Zulkifli H Adam dapat dikembalikan kepada terdakwa. 

"Kami memohon agar dua sertifikat tanah yang disita oleh penyidik dapat dikembalikan seutuhnya kepada terdakwa," ucapnya.

Komentar

Loading...