Unduh Aplikasi

Mantan Kombatan Minta Bupati Aceh Barat Transparan Terkait Tender Proyek

Mantan Kombatan Minta Bupati Aceh Barat Transparan Terkait Tender Proyek
Mantan kombatan GAM, Mawardi. Foto: AJNN/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Mantan Polisi Militer Gerakan Aceh Merdeka (POM GAM), Mawardi meminta kepada Bupati Aceh Barat, Ramli MS, untuk transparan atau terbuka dalam pelaksanaan tender proyek tahun 2020 ini.

Ia menduga selama ini proses tender melahirkan kesan seperti ada intervensi dari Bupati Ramli, untuk menentukan pemenang tender disetiap proyek.

“Untuk tahun 2020 ini kami mengharap dan mengingatkan bupati agar jangan ada seperti hal-hal yang tidak diinginkan, dia harus transparan dan terbuka dalam tender proyek ini. Siapa saja dalam proyek itu harus jelas dan transparan tidak ada istilah ditunjuk dan diarahkan,” kata Mawardi.

Untuk itu, ia berharap Ramli benar-benar mengemban amanah sebagai pemimpin Aceh Barat, sehingga tidak ada yang dirugikan dalam tender proyek.

Sementara itu, Kepala Unit Pelelangan Barang Dan Jasa (UPBJ) Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Kurdi mengatakan panitia lelang tetap akan melakukan proses yang telah ada dan melakukan se-transparan mungkin sesuai dengan ketentuan yang ada.

Bahkan, kata Kurdi, dalam proses lelang yang dilakukan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) juga meminta masukan dari Lembaga Swadaya Masyarakata, agar pengadaan tahun 2020 ini lebih baik lagi.

Baca: Mantan POM GAM Tagih Janji Bupati Aceh Barat Sejahterakan Kombatan

“Seluruh proses itu kami lakukan se-transparan mungkin sesuai dengan ketentuan yang ada. Kami meminta masukan dari kawan-kawan LSM bagaiman tahun 2020 lebih baik lagi. Tentu prinsip-prinsip good governance kami lebih utamankan. Kami sangat terbuka masukan dari LSM dari pihak-pihak membantu kearah yang lebih baik,” kata Kurdi, saat dihubungi via telepon selularnya.

Ia juga membantah tudingan adanya pengarahan dari Bupati Aceh Barat terhadap pemenang tender. Dikatakannya, selama ini Kelompok Kerja (Pokja) panitia lelang yang dilakukan secara tranparan dan terbuka melalui LPSE, sehingga semua penyedia jasa dan rekanan dibuka sebesar-besarnya untuk mengikuti proses tender.

Bahkan, kata dia, untuk proses evaluasi selama ini juga ditampilkan secara terbuka melalui website LPSE milik pemerintah setempat, bahkan untuk hak sanggah juga dapat dilakukan secaa terbuka melalui website tersebut.

“Bahkan kami bisa melihatkan setiap pemenang dalam proses evaluasinya sesuai dengan perpres 15 tahun 2018 Permen PU nomo 7 Tahun 2019. Kawan-kawan juga bisa melihatkan. Jadi pokja kami tentu bekerja sesuai ketentuan yang sudah ada,” ungkapnya.

Dijelaskannya, dalam sistem tender yang dilakukan itu sesuai dengan pengarahan dari tim pencegahan tindak pidana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Bahkan untuk tender tahun 2020 setiap tender langsung dipantau oleh tim pencegahan tindak pidana KPK," ungkapnya.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...