Unduh Aplikasi

Mantan Kombatan GAM Bentangkan Bendera Bulan Bintang di Makam Tgk Lah

Mantan Kombatan GAM Bentangkan Bendera Bulan Bintang di Makam Tgk Lah
Malik Mahmud dan sejumlah mantan GAM membentangkan bendera Bulan Bintang di makam Tgk Lah Foto: AJNN/Muksalmina)

PIDIE JAYA - Sejumlah mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka membentangkan bendera bulan bintang saat berziarah ke makam Tgk Abdullah Syafi'i atau yang lebih dikenal dengan nama Tgk Lah.

Pantauan AJNN, Rabu (22/1), ribuan masyarakat larut dalam zikir memperingati 18 tahun Tgk Lah menghadap sang pencipta, saat kontak tembak antara aparat TNI dengan GAM pada 22 Januari 2002 di pengunungan Jiem-Jiem Kabupaten Pidie Jaya (saat itu masih Kabupaten Pidie).

Sejumlah mantan petinggi GAM juga hadir pada haul ke 18 mantan panglima GAM itu. Saat petinggi GAM, semisal Malik Mahmud, Sarjani Abdullah dan lainnya berziarah ke makam Tgk Lah, mantan kombatan lainnya mengeluarkan dan membentagkan bendera bulang bintang di makam mantan panglima GAM itu.

"Inilah penyemangat kami," sebut salah seorang mantang kombatan yang membentang bendera bulan bintang.

Sementara dalam sambutannya, Wali Nanggroe, Mahlik Mahmud mengatakan, butir -butir MoU Helsinksi banyak yang belum terealisasi meski usia perdamaian hampir mencapai 15 tahun. Beberapa diantaranya adalah masalah bendera, tanah serta masalah ekonomi lainnya.

"Kami meminta butir-butir MoU Helsinki harus terealisasi pada tahun ini. Kita sudah cukup sabar menunggu (terealisasi MoU), seharusnya harus selesai pada masa SBY dan juga periode pertama Jokowi," sebut Malik Mahmud.

Wali Nanggroe menegaskan, tidak ada kepentingan lain yang harus diutamakan selain kepentingan Bangsa Aceh.

"Kepentingan Aceh harus diberikan sebagaimana yang telah dijanjikan. Dan jangan lupa kita berdoa kepada Allah semoga bangsa Aceh dilindungi dan terwujud apa yang telah kita perjuangkan. Merdeka," kata Malik Mahmud yang disambut riuh kata 'merdeka' oleh jamaah.

Komentar

Loading...