Unduh Aplikasi

Mantan Kadisdik Sabang Meninggal Usai Jadi Saksi Kasus Korupsi Zulkifli H Adam

Mantan Kadisdik Sabang Meninggal Usai Jadi Saksi Kasus Korupsi Zulkifli H Adam
Dua saksi dimintai keterangan dalam kasus dugaan korupsi melibatkan mantan Walikota Sabang Zulkifli H Adam. Foto; dok.Kejati Aceh.

BANDA ACEH - Ali Sarjan, saksi dalam kasus perkara mantan Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam atas dugaan korupsi pembebasan tanah pembangunan rumah dinas guru di Sabang meninggal dunia usai diperiksa sebagai saksi di Pengadilan Negeri Tipikor Banda Aceh, Senin (28/10).

"Benar, seorang saksi dalam kasus mantan Wali Kota Sabang meninggal dunia di rumah sakit usai persidangan," kata Munawal, Selasa (29/10).

Ali Sarjan, kata Munawal merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Sabang pada 2012, yang bersangkutan dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus Zulkifli H Adam oleh majelis hakim.

Dalam perjalanan persidangan, lanjut Munawal, saksi Ali Sarjan terjatuh di kursi pengadilan dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

"Saat pertanyaan terakhir dan yang bersangkutan sempat menjawab pertanyaan hakim, tiba-tiba Ali Sarjan jatuh dari kursi dan langsung di bawa ke rumah sakit terdekat disana beliau menghembus nafas terakhirnya," sebut Munawal.

Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pembebasan tanah pembangunan rumah dinas guru di Sabang di Pengadilan Tipikor Banda Aceh, menghadirkan lima orang saksi diantaranya T.Ramli Angkasa sebagai Kabid Penganggaran Dinas Pendapatan 2011-2012, Faisal Azwar mantan sekretaris Bappeda, Teuku Meurah sebagai staf Dinas Pendidikan Sabang, Amiruddin selaku mantan Pj Sekda Sabang dan Ali Sarjan selaku Kuasa Penggunaan Anggaran (KPA).

Meninggalnya salah satu saksi dalam perkara ini, kata Munawal tidak akan mengganggu proses persidangan dan tetap berlanjut.

"Pemberkasan perkara ini sudah lengkap, saksi juga telah dimintai keterangan, jadi persidangan akan terus berjalan sampai tuntas," katanya.

Sebelumnya perkara yang melibatkan mantan Wali Kota Sabang ini, berdasarkan perhitungan ahli keuangan ada kerugian negara sebesar Rp796 juta atas pengadaan lahan untuk perumahan dinas guru di kecamatan Suka Karya, Sabang yang bersumber anggaran APBK Sabang sebesar Rp1,6 miliar.

Penyidik juga telah menyita tanah milik Zulkifli H Adam melalui dua sertifikat untuk menutupi kerugian negara dalam perkaranya.

Komentar

Loading...