Unduh Aplikasi

Mantan Anggota DPRK Aceh Jaya Melawan, Lahannya Dirampas untuk Tambang Batu Gajah

Mantan Anggota DPRK Aceh Jaya Melawan, Lahannya Dirampas untuk Tambang Batu Gajah
Ketua Yara Aceh Barat, Hamdani bersama mantan Anggota DPRK Aceh Jaya, Muhammad Yahya Abdul Wahab. Foto: AJNN/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Lahan milik mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya periode 2004-2009, Muhammad Yahya Abdul Wahab, diduga dirampas untuk kepentingan aktivitas tambang batu gajah.

Lahan tersebut berada di Dusun Kulam Itek, Gunong Leubok, Desa Keude Unga, Kecamatan Idra Jaya dengan luas lebih kurang dua hektare. Lahan itu diduga dirampas oleh warga Desa Teumareum, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, berinisial HA.

Atas kejadian itu, Muhammad Yahya Abdul Wahab membuat pengaduan ke Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kabupaten Aceh Barat. Abdul Wahab ingin memperjuangkan kembali lahan miliknya yang sudah dirampas itu.

Ketua YARA Aceh Barat, Hamdani, membenarkan adanya laporan pengaduan dugaan perampasan lahan untuk aktivitas penambangan batu gajah milik Muhammad Yahya Abdul Wahab itu.

"Saat ini sedang kami pelajari lebih lanjut laporan itu. Dari beberapa dokumen yang ditunjukkan kepada kami seperti surat-surat kepemilikan lahan, maka sangat kuat jika lahan itu memang milik bapak Yahya," kata Hamdani, Selasa (23/6).

Hamdani menjelaskan pihaknya akan melaporkan kasus perampasan lahan itu ke Polda Aceh setelah mempelajari seluruh dokumen. Apalagi Abdul Wahab dirugikan dengan aktivitas itu, mulai tanah dikeruk kemudian tanaman di lahan itu juga rusak.

"Kami meminta kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Aceh untuk melakukan peninjauan kembali atas pemberian izin usaha pertambangan (IUP) Operasi Produksi komuditas batuan (batu gunung) kepada saudara HA," ujarnya.

Komentar

Loading...