Unduh Aplikasi

Maju Lewat Jalur Independen, Kader Parpol Harus Mundur

Maju Lewat Jalur Independen, Kader Parpol Harus Mundur
Ilustrasi. Foto : Korankabar.com
BANDA ACEH – Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Ridawan Hadi membenarkan jika seorang kader partai politik (Parpol) yang ingin mencalonkan sebagai kepala daerah melalui jalur independen harus mengundurkan diri dari keanggotaan partainya.

“Ia itu aturan, itu ketentuan. Semua itu ada terdapat dalam undang-undang No 11 tahun 2006 ada semua. Saya sampaikan itu adalah undang-undang, kalau tidak dilaksanakan itu ya tidak boleh,” ujar Ridwan Hadi usai acara Focus Group Discussion (FGD) di salah satu hotel Kota Banda Aceh, Rabu (23/3).

Senada dengan itu, Ridwan Hadi juga mengtakan, KIP Aceh mengajukan anggaran kepada Pemerintah Aceh sebanyak Rp 180 Miliar, namun yang disahkan oleh Pemerintah Aceh sebanyak Rp 110 Milliar.

“Kemudian Pemerintah Aceh berjanji akan menganggarkan kekurangan itu di dalam APBA Perubahan nanti. Saya rasa pemerintah memiliki tanggung menyukseskan pilkada di Aceh. Kemudian begitu juga dengan 23 pemerintah kabupaten dan kota yang ada, pemerintah sudah komitmen kok,”imbuhnya.

Terkait aturan yang akan digunakan dalam pilkada, Ridwan mengatakan, jika revisi Qanun Pilkada belum siap maka akan menggunakan qanun nomor 5 tahun 2012 tentang Pilkada yang belum direvisi sepanjang qanun itu masih dalam konteks pelaksanaan pilkada saat ini.

“Terkait terdapat perbedaan antara qanun Aceh dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum maka kita akan komunikasi dengan berbagai stakholder. Kita komunikasikan dengan pimpinan DPR Aceh, anggota DPR Aceh, Pemerintah Aceh, Kemeterian Dalam Negeri, dan KPU RI, semuanya ada jalan keluarnya,”pungkasnya.
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...