Unduh Aplikasi

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Hendri Yuzal

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Hendri Yuzal
Staf khusus Gubernur Aceh Hendri Yuzal diwawancarai wartawan seusai menjalani pemeriksaan perdana pasca terjaring operasi tangkap tangan (OTT), di KPK, Jakarta, Rabu (18/7). Foto: Merdeka.com

BANDA ACEH - Mahkamah Agung akhirnya menolak kasasi tersangka dugaan korupsi yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun 2018. Hendri Yuzal sendiri merupakan ajudan Gubernur Nonaktif, Irwandi Yusuf.

Sebelumnya majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta telah memvonis Hendri Yuzal dengan 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. Selanjutnya, Hendri Yuzal kemudian mengajukan kasasi ke Mahmakah Agung.

Salinan putusan Hendri Yuzal yang terlampit di website Mahkamah Agung. Foto: Dok AJNN

Penulusuran AJNN di website mahkamahagung.go.id, dengan nomor perkara: 442/K/PID.SUS/2020, dalam putusannya, menolak perbaikan atas termohon atau terdakwa atas nama Hendri Yuzal.

Selain itu, tim CB yang memeriksa berkas Hendri Yuzal yakni Mohamad Askin, Abdul Latief, dan Andi Samsan Nganro.

Salinan putusan Hendri Yuzal yang terlampit di website Mahkamah Agung. Foto: Dok AJNN

Perkara tersebut dalam status putus. Paniter pengganti dalam perkara itu yakn Ekova Rahayu Avianti. Kemudian, tanggal masuk perkara tersebut yakni 28 Januari 2018, sementara tanggal ditribusi 12 Februari 2020.

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...