Unduh Aplikasi

PENAHANAN BEKAS PEJABAT KEMENAG PIDIE

Mahkamah Agung Batalkan Putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh

Mahkamah Agung Batalkan Putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh
PIDIE - Kepala Kejaksaan Negeri Sigli, Rahmad Vidianto SH melalui Kasi Intel Muhammad Sayid, Rabu (30/3) mengatakan, kedua mantan pejabat kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pidie yang terlibat kasus tindak pidana korupsi, Yusmadi (47) dan Ramli (64) sebelumnya ditangani Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh, tahun 2014.

"Hasil putusan pengadilan mereka dinyatakan tidak bersalah alias divonis bebas, selanjutnya kami mangajukan upaya kasasi ke Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Jakarta," kata Rahmad, Rabu (30/3).

Baca: Terlibat Kasus Korupsi, Dua Bekas Pejabat Kemenag Pidie Ditahan

Lebih lanjut Muhammad Sayid menambahkan, pada tanggal 31 Januari 2016 dengan putusan Nomor 914 K/ Pid Sus/2015, MA mengabulkan permohonan kasasi JPU Kejari Sigli dan membatalkan putusan Pengadilan Tipikor Banda Aceh Nomor 13/Pid Sus-TPK/2014/PT BNA tanggal 28 Agustus 2014 yang membebaskan ketua pejabat tersebut.

"Kejari Sigli berkeyakinan ada unsur keterlibatan mereka atas kasus tindak pidana korupsi pembayaran subsidi tunjangan fungsional guru non pegawai negeri sipil tahun anggaran 2007,” katanya.

Selain itu, sambungnya, dalam salinan surat keputusan MA juga menyatakan terdakwa Yusmadi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, sehingga dijatuhkan hukuman tiga tahun penjara. Sedangkan Ramli dihukum 1 tahun 6 bulan penjara.

"MA RI juga menjatuhkan pidana tambahan terhadap terdakwa untuk membayar uang peganti sebesar Rp 154.400.000 dengan mengkompesasikan uang yang telah dikembalikan sebesar Rp 143.200.000,” paparnya.

Komentar

Loading...