Unduh Aplikasi

DEMO DI DPRK LHOKSEUMAWE

Mahasiswi: Bu Dewan Diskriminasi Terhadap Perempuan Harus Ditiadakan

Mahasiswi: Bu Dewan Diskriminasi Terhadap Perempuan Harus Ditiadakan
Mahasiswa melakukan aksi demo di Lhokseumawe. Sarina

LHOKSEUMAWE – Ribuan Massa dari Aliansi Mahasiswa Pasee melakukan demo di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe, Kamis (3/10). Dalam aksi tersebut, juga diwarnai orasi dari mahasiswi.

“Kami disini melakukan orasi, karena kami tahu kalau ada dewan yang perempuan. Bu dewan kami minta diskriminasi terhadap perempuan harus ditiadakan. Ibu jangan hanya ngadem di AC saja,” kata Mahasiswi Unimal, Cut Oriza Satifa dalam orasinya.

Sambungnya, DPR mengesahkan undang-undang dengan semena-mena karena pihak yang bersangkutan tidak menjalankan, sementara yang menjalankan itu rakyat.

“Pak Dewan bek sombong (jangan sombong). Bapak tidak mau melihat kemari, berarti bapak tidak mau mendengarkan suara perempuan.Kita butuh janji dan bukti, bukan omong kosong, hidup perempuan Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Arisky RM mengatakan, terkait dengan aksi yang dilakukan pada 24 Septemeber 2019 di gedung DPRK Lhokseumawe dan Aceh Utara, pihaknya menuntut beberapa isu diantaranya tolak UU KPK, Revisi RKUHP dan RUU kontrovesi.

“Kami hanya ingin melihat apakah DPRK benar-benar bertanggungjawab akan permasalahan yanga ada di Lhokseumawe dan Aceh Utara,” kata Arisky usai melakukan aksi.

Selain dengan Revisi UU KPK dan RKUHP pihaknya juga menuntut tuntaskan persoalan kelangkaan pupuk bersubsidi di Aceh Utara dan Lhokseumawe juga permasalahan irigasi di Krueng Pasee yang menjadi urat nadi pertanian rakyat.

Sementara itu, Ketua DPRK Lhokseumawe, Ismail mengatakan, pihaknya sudah melakukan peninjauan terhadap kelangkaan pupuk di Kota Lhokseumawe dan hasilnya sejauh ini di Kota Lhokseumawe sendiri pupuk masih normal dan tidak mengalami kelangkaan.

Dikabarkan sebelumnya, Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pasee hari ini kembali berunjuk rasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe, Kamis (3/10). Aksi yang diikuti ribuan massa itu dalam rangka mengawal petisi dari mahasiswa.

Pantauan AJNN, ratusan personel dari Polres Lhokseumawe, Satuan Polisi Pamong Praja, Polisi Syariat Islam dan petugas keamanan terkait lainnya turut mengamankan aksi itu.

Komentar

Loading...