Unduh Aplikasi

Mahasiswa Unimal desak pembentukan peradilan HAM di Aceh

Mahasiswa Unimal desak pembentukan peradilan HAM di Aceh
Foa, IST
LHOKSEUMAWE-Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Malikussaleh (BEM Unimal) menggelar aksi unjuk rasa menutut pelanggaran HAM di Aceh diusut tuntas di Bundaran Rencong Kota Lhokseumawe. Selasa (10/12)

Ketua BEM Unimal Rozy Noval mengatakan pelanggaran HAM masih menyimpan tangis duka dan air mata yang mendalam teringat peristiwa dimasa silam.

“Jangan ganti darah dengan jabatan dan jangan tukar nyawa dengan uang, karena itu pelanggran HAM di Aceh harus ditegakkan,"ungkapnya.

Di dalam UUPA no 11 tahun 2006 jelas disebutkan tentang pembentukan Qanun Komisi Kebenaran dan Rekonsilisiasi dan Peradilan HAM di Aceh paling lambat setahun setelah diundangkan peraturan tersebut.

"Namun sampai hari ini Undang-undang itu belum direalisasikan,"katanya.

Dalam aksi itu, mahasiswa menuntut agar Qanun KKR yang telah disahkan DPR segera diimplementasikan, sehingga korban pelanggaran HAM di Aceh mendapatkan keadilan,

mereka juga mendesak pemerintah Aceh lebih serius menangani korban konflik. Segera menuntaskan masalah resettlement masyarakat Eks Blang Lancang yang tergusur akibat pembebasan lahan PT.ARUN NGL.

"Dan menghukum atau mengadili para pelaku pelanggaran HAM di Aceh. Mengurangi tingkat kemiskinan, pelayanan kesehatan yang memadai dan pendidikan gratis kepada masyarakat korban konflik di Aceh," kata Korlap

INTAN HAYYU

Komentar

Loading...