Unduh Aplikasi

Mahasiswa UIN Terancam Skors

BANDA ACEH – Mahasiswa Universitas Islam Negri (UIN) Ar-raniry dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sepertinya bernasib sama dengan delapan mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang diskorsing rektor, Sabtu (10/10) lalu.

Pihak Dekanan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam bakal mengadakan sidang terhadap panitia kegiatan peusijuk Himpunan Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah (HMP-ES).

Pasal nya, (HMP-ES) tidak mengirim pemberitahuan apapun kepada Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FEBI UIN Ar-Raniry mengenai kegiatan peusijuk yang HMP-ES lakukan pada Minggu, 4 Oktober 2015 lalu di Anoe Pasie, Aceh Besar.

Hal ini diperparah karena keterlambatan panitia dalam membawa pulang mahasiswa baru yang di pesijuek. Peserta baru sampai kampus pukul 20:00 WIB.

“Sekarang begini, panitia peusijuk telat membawa pulang mahasiswa yang di pesijuek, itu anak orang pukul 20.00 WIB baru sampai ke kampus” kata Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FEBI UIN Ar-Raniry, Syahminan.

Ia menambahkan, kebetulan saat itu ada orang tua mahasiswa yang menelponnya tapi dia tidak tahu apa-apa.

“Ini kan kesannya saya seperti lepas tanggung jawab “katanya.

Saat ini, pihaknya sudah mengeluarkan surat larangan Peusijuk di Luar Kampus. Surat tersebut ditujukan kepada mahasiswa yang akan melakukan pesijuek ke luar kampus. Tujuannya surat tersebut diterbitkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita tidak melarang peusijuk. Sekarang yang kita larang membawa mahasiswa keluar kampus, semacam kegiatan yang ada diluar kampus. Karena kalau keluar kampus itu tidak terkontrol. Kalau mau peusijuk bisa di dalam kampus saja, Gedung Pasca boleh, di aula boleh,” kata Syahminan kepada AJNN

Ia mengingatkan, jika ada yang melanggar surat edaran tersebut, akan dikenakan sanksi seperti skors kepada mahasiswa.

Pesijuek merupakan kegiatan orientasi yang dilakukan oleh himpunan mahasiswa di UIN Ar-raniry kepada mahasiswa baru.

APRIZAL

Komentar

Loading...