Unduh Aplikasi

TERKAIT PENOLAKAN UU CIPTA KERJA

Mahasiswa Pertanyakan Sejumlah Anggota DPRK Aceh Jaya Tak HadirĀ 

Mahasiswa Pertanyakan Sejumlah Anggota DPRK Aceh Jaya Tak Hadir 
Korlap Aksi GASKAN, Chandra sedang membacakan petisi di hadapan Bupati Aceh Jaya, Ketua DPRK Aceh Jaya yang turut didampingi sejumlah anggotanya. Foto: AJNN/Suar

ACEH JAYA - Ratusan Mahasiswa Aceh Jaya yang tergabung dalam Gerakan Aceh Jaya Serukan Keadilan (GASKAN) yang terdiri dari Ormas, Ormawa, OKL LSM dan Mahasiswa Aceh Jaya menggelar aksi unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi di halaman Kantor DPRK Aceh Jaya, Kamis (15/10).

Amatan AJNN, setelah kurang lebih tiga jam berorasi di depan Gedung DPRK Aceh Jaya, akhirnya para aksi unjuk rasa diperbolehkan masuk kedalam gedung DPRK setempat untuk menyampaikan sejumlah petisi seraya mempertanyakan sejumlah anggota dewan yang tidak hadir mendengarkan aspirasi rakyat.

"Kami sangat menyayangkan, dari 20 anggota DPRK Aceh Jaya hanya beberapa orang yang ikut hadir mendengarkan aspirasi kami," kata Korlap aksi GASKAN, Chandra.
 
Oleh sebab itu, pihaknya mempertanyakan kemana sejumlah anggota dewan lainnya serta memastikan apakah sejumlah anggota dewan lainnya ikut menyetujui penolakan UU Cipta Kerja.

Menyambut aspirasi pengunjuk rasa, Ketua DPRK Aceh Jaya, Muslem D dengan tegas mengatakan jika seluruh anggota DPRK Aceh Jaya menolak UU Cipta Kerja.

Baca: Demo Tolak UU Cipta Kerja di Aceh Jaya, Aksi Unjuk Rasa Pertama Sejak 2015

"Saya sudah terhubung dengan semua anggota dewan yang tidak hadir, dan mereka semua sepakat untuk menolak UU Cipta Kerja," tegas Muslem.

Dirinya juga menjelaskan alasan mengapa sejumlah anggota dewan tidak hadir karena disebabkan ada sejumlah agenda di luar dalam agenda kedinasan.

"Ada dua komisi sedang berada di luar Aceh Jaya, ada yang sedang berada di Bireun dan ada yang sedang di Takengon dalam rangka kunjungan kerja, dan ada juga sedang ikut Rakor di Sabang," jelas Muslem.

Adapun anggota DPRK Aceh Jaya yang hadir ikut mendengarkan aspirasi yakni, Ketua DPRK Aceh Jaya, Muslem D serta turut didampingi beberapa anggota diantaranya, Hanasri dari Partai Demokrat, Muhammad Ali dari Partai Aceh, Fitra Akhyar dari Partai Gerindra, Irwanto NP dari partai PNA, Azhar dari Partai Demokrat, Marwan Basyah dari partai PNA dan Amiruddin Z dari Partai PPP.

Komentar

Loading...