Unduh Aplikasi

Mahasiswa Minta Kadis Pendidikan Subulussalam Dicopot

Mahasiswa Minta Kadis Pendidikan Subulussalam Dicopot

BANDA ACEH - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Perantauan Syekh Hamzah Fansuri (HPP-SHaF) Subulussalam-Banda Aceh berunjuk rasa di depan masjid Raya Baiturrahman, Senin (21/11).

Mereka menuntut kejelasan beasiswa melalui Dinas Pendidikan setempat untuk mahasiswa di luar daerah yang berasal dari Subulussalam.

Koordinator Aksi, Ali Akbar menyampaikan, sampai saat ini Pemerintah Kota Subulussalam belum mencairkan anggaran beasiswa pendidikan untuk mahasiswa Subulussalam di luar daerah, sedangkan waktu juga hanya tinggal satu bulan lagi.

"Padahal ada 1,9 miliar anggaran pendidikan Subulussalam, namun hingga saat ini belum ada kejelasan. Kami menilai selama ini banyak program pendidikan tidak dapat dilaksanakan," ujar Ali Akbar.

Mahasiswa meminta kepada walikota dan DPRK Subulussalam agar mencopot jabatan Kepala Dinas Pendidikan, karena menurut mereka sejak yang bersangkutan dilantik, persentasi pendidikan Kota Subulussalam turun drastis, dan banyak terjadi permasalahan khususnya di bidang pendidikan.

"Maka dari itu kami meminta Wali Kota segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan Subulussalam," teriak Ali Akbar saat berorasi.

Selain itu, Ali Akbar juga menyampaikan beberapa tahun sebelumnya, mereka selalu mendapatkan beasiswa, biasanya mahasiswa memperoleh Rp 700.000 perorang, dan paling minim Rp 200.000 tiap tahunnya.

"Untuk tahun ini Alhmadulillah beasiswa itu tidak dicairkan," sindirnya.

Bukan hanya itu, Ali Akbar juga meminta inspektorat untuk melngaudit kinerja dinas pendidikan Kota Subulussalam yang disinyalir adanya penyelewengan yang dilakukan Kadis pendidikan Kota setempat.

Komentar

Loading...