Unduh Aplikasi

Mahasiswa Meulaboh Desak Jokowi-JK Mundur

Mahasiswa Meulaboh Desak Jokowi-JK Mundur
IMG 20151015 00777
MEULABOH - Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Teuku Umar (UTU) Negeri Meulaboh yang tergabung dalam 'FISIP untuk ASAP', Kamis (16/10) melakukan unjuk rasa di Simpang Pelor, Meulaboh, mendesak Presiden Joko Widodo dan Wakil presiden Jusuf Kalla mundur dari jabatannya.

Pernyataan itu disampaikan mahasiswa terkait belum redanya kabut asap yang melanda wilayah sumatera dan kalimantan.

Koordinator aksi, Deny Setiawan, mengatakan kebakaran yang menyebabkan asap hingga ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand adalah hal memalukan.

"Bahkan asap sudah sampai ke luar negeri, ini membuat kita semakin tidak dihargai, apalagi sampai minta perotolongan negara luar dalam memadamkan asap," ujarnya.

Melihat persoalan tersebut, Deni menilai Jokowi-JK telah gagal memimpin negara dan didesak mundur dari jabatannya.

Selain itu, dalam orasinya mahasiswa juga meminta pemerintah untuk tegas menghukum para pelaku pembakar hutan.

"Kalau bisa pelaku pembakaran diberi hukuman setimpal yaitu digantung," ujarnya.

Pantauan AJNN, para mahasiswa juga melakukan aksi teatrikal dalam kepulan kabut asap serta membawa patung replika pocong yang diilustrasikan sebagai korban meninggal akibat dampak kabut asap.

| DARMANSYAH MUDA

Komentar

Loading...