Unduh Aplikasi

Mahasiswa Kesehatan Prihatin RSUDCND Meulaboh Tak Masuk Jadi Rumah Sakit Rujukan

Mahasiswa Kesehatan Prihatin RSUDCND Meulaboh Tak Masuk Jadi Rumah Sakit Rujukan
RSUDCND Meulaboh. Foto: AJNN.Net/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Perserikatan Lembaga Mahasiswa Kesehatan (Pelmakes) Aceh Barat menilai tidak masuknya Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien (RSUDCND) Meulaboh sebagai rumah sakit rujukan penanggulangan Corona Virus Diasease atau Covid-19 tanda ketidak percayaan Pemerintah Aceh dalam pelayanan rumah sakit itu.

Koordinator Pelmakes Aceh Barat, Rona Julianda, mengatakan melihat kondisi sekarang, tidak ada yang dapat dibanggakan terhadap pelayanan RSUDCND Meulaboh dalam memberikan pelayanan.

“Ini membuktikan jika pemerintah provinsi tidak percaya sama pelayanan rumah sakit kita (RSUDCND). Selain turun kelas dalam praktiknya juga tidak ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penanganan pasie COVID 19,” kata Rona Julianda, rabu (25/3).

Dengan tidak adanya kepercayaan dari pemerintah provinsi tersebut, kata dia, saat ini rumah sakit yang dinilainya tidak profesional dalam mengelola manajemen dan berdampak buruk pada pelayanan tersebut juga disebut olehnya tidak jauh berbeda dengan puskesmas rawat inap.

Baca: Plt Gubernur Aceh Tunjuk 11 RS Rujukan Corona

Padahal, kata dia, dulunya rumah sakit itu merupakan rumah sakit rujukan bagi masyarakat barat selatan Aceh, namun kini rumah sakit itu malah tidak mendapat kepercayaan dalam pelayanan.

“Hal ini menjadi ketakutan bagi masyarakat Aceh Barat, untuk penanganan kasus kesehatan yang melemah, ini adalah fakta yg terbentuk atas dasar manajemen rumah sakit yang kian melemah, dan kelemahan Pemerintah Aceh Barat adalah tetap mempertahankan, Furqansyah sebagai Dirut RS Cut Nyak Dhien,” ungkapnya.

Ia mengaku prihatin dengan kondisi rumah sakit itu, apalagi dengan tidak masuknya rumah sakit itu sebagai salah satu rumah sakit rujukan pasien COVID 19.

“Semoga kedepan, pada tahun-tahun selanjutnya, Aceh Barat kembali memiliki rumah sakit yang benar-benar siap melayani berbagai kasus kesehatan termasuk covid-19,” sebutnya.

Iklan Pemutihan BPKB- Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...