Unduh Aplikasi

Mahasiswa ini Kecam Oknum DPRK Simeulue

BANDA ACEH - Terkait isu pemberitaan di media massa mengenai uang suap kepada oknum anggota DPRK Simeulue, menuai tanggapan dari berbagai pihak. (Baca : Oknum Anggota DPRK Simeulue Diduga Terima Uang Suap)

Salah satunya datang dari mahasiswa asal Simeulue yang ada di Banda Aceh, Mitro Heriansyah. Hal itu disampaikan melalui siaran pers yang dikirimkan ke AJNN, Rabu (21/10) di Banda Aceh.

Menurutnya, hal itu telah mencederai lembaga legislatif Simeulue. Seharusnya hal tersebut tidak terjadi karena baginya anggota DPRK tersebut adalah tempat mengadu dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

"Ini telah mencederai lembaga legislatif Simeulue. Mereka itu tempat mengadu dan memperjuangkan aspirasi masyarakat," jelas Mitro.

Selanjutnya, Ia memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memperjuangkan aspirasinya melalui demonstrasi di halaman DPRK Simeulue, Selasa (20/10) guna menuntut pengembalian pengelolaan PDKS kembali oleh daerah.

"Saya apresiasi kepada masyarakat Simeulue yang telah berjuang untuk menuntut agar PDKS dikembalikan ke daerah. Dimana dalam aksi itu pula terungkap bahwa ada oknum DPRK Simeulue yang disinyalir menerima suap dari pengusaha sawit," katanya.

Ia berharap agar Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRK Simeulue mengambil sikap tegas, jika memang hal gratifikasi itu benar dilakukan oleh oknum anggota DPRK Simeulue.

"Saya berharap BKD DPRK Simeulue mengambil sikap tegas jika memang benar gratifikasi itu dilakukan," ujar Mitro yang menjabat sebagai sekretaris umum di Forum Besar Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Salang (FB-PPMS) Banda Aceh itu.

"Saya mengecam oknum DPRK yang terlibat gratifikasi ini jika memang benar sebagaimana diberitakan. Ini akan mengecewakan konstituen, jangan sampai kita muntahkan kekecwaan dihadapan merek," tegas Mitro yang aktif sebagai pegiat antikorupsi di Banda Aceh itu.

|SP

Komentar

Loading...