Unduh Aplikasi

Mahasiswa Desak Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM di Aceh

Mahasiswa Desak Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM di Aceh
Aksi teatrikal mahasiswa di Aceh Barat menuntut penuntasan kasus pelanggaran HAM di Aceh dan nusantara. Foto: Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Memperingati hari Hak Azasi Manusia (HAM) Internasional yang jatuh pada 10 Desember, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Company Teatrikal untuk Rakyat (CATUR) melakukan aksi teatrikal terkait dengan aksi kekerasan yang terjadi di Aceh pada masa konflik lalu.

Peringatan hari HAM itu berlangsung di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat. Selain aksi teatrikal para mahasiswa itu juga membaca puisi tentang pelanggaran HAM di Aceh sepanjang sejak 1989- 2004. Aksi tersebut dilakukan di bawah guyuran hujan.

“Sangat disayangkan, ketika negara kita menyebut dirinya sebagai salah satu negara hukum akan tetapi masih banyak sekali kasus pelanggaran-pelanggaran HAM berat yang belum tersentuh oleh hukum itu sendiri,” kata Kana Monti, koordinator aksi.

Monti mencontohkan kasus kekerasan di Aceh pada masa konflik yang menelan korban ribuan jiwa. Hingga saat ini belum ada penyelesaiannya secara jelas. Bahkan dirinya mempertanyakan keadilan negara terhadap penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Aceh.

Selain pelanggaran HAM yang pernah terjadi di Aceh, Monti, juga menyebut beberapa contoh pelanggaran HAM lainnya yang pernah terjadi di Indonesia yang juga belum jelas penyelesaiannya, seperti kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, Tragedi Semanggi 1998, serta kasus pelanggaran HAM lainnya di seluruh pelosok Indonesia.

Menurut Monti, hingga saat ini pembungkaman demokrasi terhadap mahasiswa kampus yang dilakukan oleh pihak akademik juga masih terjadi. Tindakan represif dan cara kekerasan juga masih terjadi terhadap pejuang agraria. Tindakan itu biasa dilakukan oleh TNI/ Polri.

“Untuk Aceh, misalnya, implementasi KKR harus dilakukan secara konkrit. Kami meminta negara tidak berperan dalam pelanggaran HAM,” kata Monti.

Komentar

Loading...