Unduh Aplikasi

Mahasiswa dan Pemuda Gelar FGD Percepatan Pembangunan Aceh Singkil

Mahasiswa dan Pemuda Gelar FGD Percepatan Pembangunan Aceh Singkil
ACEH SINGKIL - Kepala Bappeda Aceh, Zulkifli HS, mengatakan sebagai sebuah daerah yang kaya akan sumber daya alam, tidak selayaknya Kabupaten Aceh Singkil menyandang status sebagai satu-satunya Kabupaten tertinggal di Aceh.

Ketersediaan sumber daya alam yang potensial seperti sektor kelautan, perikanan, wisata budaya, serta perkebunan sawitnya yang telah dikenal oleh semua pihak merupakan modal berharga yang dimiliki oleh Kabupaten Singkil untuk merubah status daerah tertinggal tersebut.

Kepala Bappeda Aceh menyerukan kepada berbagai pihak, khususnya Bappeda Aceh Singkil atau instansi terkait lainnya segera melakukan diskusi perencanaan pembangunan Aceh Singkil.

“Kami dari Bappeda Aceh siap memfasilitasi diskusi tersebut,” ujar Zulkifli HS, saat mengisi acara Kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) Percepatan Pembangunan Aceh di Aula Badan Kesbangpol dan Linmas Aceh, Kamis (28/4).

Kegiatan diskusi tersebut dihadiri puluhan tokoh pemuda Aceh Singkil, serta dari unsur mahasiswa Aceh singkil yang berada di Banda Aceh.

Dalam kegiatan ini, Kepala Bappeda Aceh Drs. Zulkifli HS, MM turut memboyong beberapa penjabat Bappeda Aceh yang dianggap berkompeten untuk turut serta mendiskusikan beberapa isu strategis tentang perencanaan pembangunan Aceh Singkil.

“Saya sengaja menghadirkan beberapa penjabat Bappeda yang dianggap berkompeten dibidangnya, agar nantinya kita dapat menindak lanjuti hasil diskusi ini," ungkapnya.

Sementara itu, Yarmen Dinamika yang didaulat sebagai moderator dalam kegiatan tersebut mengungkapkan kegiatan ini merupakan inisiasi dari pemuda dan mahasiswa Aceh Singkil di Banda Aceh yang kemudian direspon secara positif oleh Badan Kesbangpol dan Linmas Aceh.

“Untuk itu, kita memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Badan Kesbangpol dan Linmas Aceh yang telah memberikan atensi dan peduli dengan kondisi Aceh Singkil,”ujar Yarmen.

Komentar

Loading...