Unduh Aplikasi

Mahasiswa Aceh di Malaysia ikut simposium internasional di Tokyo

Mahasiswa Aceh di Malaysia ikut simposium internasional di Tokyo
Jalal, Jalal Bulqaini
JALAL Bulqaini, mahasiswa asal Aceh Utara yang sedang menuntut ilmu di salah satu universitas Islam di Kuala Lumpur, Malaysia mewakili Perhimpunan Pelajar Indonesia yang ada di Malaysia untuk mengikuti Simposium Internasional ke Tokyo, Jepang.

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia atau Overseas Indonesian Student Association Alliance (OISAA) merupakan organisasi mahasiswa dan pelajar Indonesia. PPI Dunia merupakan organisasi besar, beranggotakan para pelajar berkewarganegaraan Indonesia yang sedang menuntut ilmu dalam berbagai strata pendidikan/universitas (S1, S2, S3, Post Doktoral) di luar negeri.

PPI Dunia dideklarasikan pada bulan Oktober tahun 2007 dalam acara Konferensi Internasional Pelajar Indonesia (KIPI) di Sydney, Australia. Semenjak dideklarasikan, PPI Dunia telah melahirkan berbagai ide, serta merumuskan solusi baik berupa gagasan maupun tindakan konkrit dari pelajar Indonesia yang terpencar di berbagai lintas benua

Adapun beberapa produk dari PPI Dunia diantaranya adalah Simposium International, Radio PPI Dunia dan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4) yang dicetuskan pada Simposium Internasional 2009 di Den Haag, Belanda. Untuk saat ini anggota OISAA berasal dari 45 negara, yaitu Australia, Austria, Arab Saudi, Amerika Serikat, Afrika Selatan, Belanda, Belgia, China, Republik Ceko, Denmark, Finlandia, Hungaria, India, Inggris, Iran, Italia, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Lebanon, Libya, Malaysia, Maroko, Mesir, Kanada, New Zealand, Norwegia, Pakistan, Perancis, Philipina, Polandia, Portugal, Rusia, Singapura, Spanyol, Swedia, Swiss, Sudan, Syiria, Taiwan, Thailand, Turki, Tunisia, dan Yemen.

Simposium Internasional merupakan salah satu agenda tahunan PPI Dunia yang bertujuan untuk membahas keorganisasian dan evaluasi kegiatan PPI Dunia. Acara Simposium kali ini diadakan di Jepang dengan mengusung tema: “Menggagas Kontribusi Generasi Muda Indonesia untuk Dunia”.

Simposium Internasional menghadirkan pembicara-pembicara ahli dari berbagai bidang diantaranya pendidikan, politik dan pemerintahan, pembangunan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan kewirausahaan, serta sains, teknologi, dan inovasi sehingga dapat memotivasi positif bagi para pelajar Indonesia untuk memberikan karya nyata dalam berbagai aspek.

Pada Tahun ini kembali terpilih PPI Australia sebagai Ketua PPI Dunia periode 2014/2015 dan PPI Malaysia sebagai Koordinator PPI ASIA Ocenia, dan adapun bebrapa PPI dari negara lainnya yang merupakan Koordinator dari belahan Eropa-Amerika dan Timur Tengah.

Pada pengurusan baru ini telah disepakati bersama untuk mendesak Dikti dalam pengurusan beasiswa, dan beberapa rekomendasi yang akan dijalankan oleh kepengurusan.

“Berkumpulnya para Pelajar Indonesia Dunia diharapkan memberikan sumbangsih bagi kemajuan Indonesia pada khususnya, dunia pada umumnya, baik merujuk pada kearifan lokal negara studi masing-masing, bidang keilmuan, dan lainnya serta menyampaikan gagasan-gagasan solutif bagi kemajuan Indonesia,” jelas Jalal.

INTAN HAYYU

Komentar

Loading...