Unduh Aplikasi

Lubang Besar Kemenag Aceh

Lubang Besar Kemenag Aceh
Ilustrasi: Crips' blog

SIAPAPUN yang terpilih sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh, akan menghadapi banyak tantangan. Salah satunya adalah mendisiplinkan aparatur di lembaga vertikal itu untuk bekerja sesuai dengan aturan.

Tahap wawancara seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya/Eselon I dan Pratama/Eselon II selesai. Tahapan ini diikuti 99 peserta seleksi JPT Pratama dan 30 peserta seleksi JPT Madya. Salah satu posisi yang diisi adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh.

Hasil seleksi wawancara ini akan diserahkan oleh Panitia Seleksi (Pansel) ke tim sekretariat paling lambat 5 Juli mendatang. Badan Kepegawaian Negara (BKN), sebagai asesor, juga harus menyerahkan hasil penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural kepada panitia seleksi paling lambat 8 Juli 2020.

Ada enam kandidat yang memperebutkan satu kursi Kepala Kemenag Aceh. Mereka adalah Marzuki A, Abrar Zym, Muntasyir, Iqbal, Azhari dan Zulkifli Idris. 12 Juli 2020, satu dari nama-nama itu akan diumumkan sebagai kepala Kemenag Aceh.

Di pundak pejabat terpilih, ada banyak beban. Salah satunya adalah dengan memaksimalkan fungsi Kantor Urusan Agama yang tersebar di seluruh kecamatan di Aceh.

Baru-baru ini, Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh menemukan banyak KUA di Aceh kosong pada saat jam kerja berlangsung. Hal itu diketahui berdasarkan laporan masyarakat dan hasil monitoring tim Bidang Urais Binsyar Kanwil Kemenag Aceh ke kantor-kantor KUA.

Sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan, pegawai di KUA harusnya bekerja profesional. Tentu tak pantas seorang pegawai berbuat curang dengan mengurangi jam kerja, sementara dia tak mau gajinya berkurang.

Ada banyak keluhan negatif lain tentang KUA. Terutama praktik gratifikasi, petugas tidak cakap dan banyak lagi. Hal ini diperburuk dengan kinerja yang tidak memadai. Publik berharap, Kepala Kemenag baru dapat menambal lubang besar yang terus menggerogoti kepercayaan masyarakat terhadap institusi ini.

Komentar

Loading...