Unduh Aplikasi

LSM Soroti Titik Pos Penyekatan Mudik di Aceh Jaya

LSM Soroti Titik Pos Penyekatan Mudik di Aceh Jaya
Bupati Aceh Jaya, T.Irfan TB bersama Kapolres Aceh Jaya, AKBP Harlan Amir saat meninjau Pos Penyekatan Mudik di Teunom. Foto: For AJNN.

ACEH JAYA - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kita Peduli menyayangkan adanya pos penyekatan untuk menghalau pemudik yang melintasi Kabupaten Aceh Jaya.

Pasalnya, kedua pos penyekatan pemudik tersebut berada di tengah pemukiman warga baik yang berada di depan SPBU Lamno, Desa Meulha, maupun yang berada di depan SPBU Teunom, Desa Tanoh Manyang, sudah mengganggu aktivitas warga sekitar.

"Sesuai dengan amatan kita, kedua titik pos penyekatan di Aceh Jaya tidak pada posisi yang seharusnya," kata ketua LSM Kita Peduli, Abdo Rani kepada AJNN, Sabtu (8/5).

"Jika pun pos penyekatan tersebut untuk menghalau pemudik antar kabupaten dalam provinsi seharusnya dibuat di perbatasan kabupaten saja, bukan di tengah pemukiman masyarakat," tambah Abdo.

Selain itu, akibat adanya pos penyekatan tersebut telah membuat satu mata rantai pencarian rezeki para sopir jadi terputus menjelang hari raya Idul Fitri.

Baca: Mudik Antar Kabupaten Dilarang, Mahasiswa dan Masyarakat Aceh Jaya Tidak Dilarang Pulang Kampung 

"Bagaimana dengan nasip para sopir apakah mereka dapat dispensasi dari kebijakan tersebut karena ini jelas sudah membuat satu mata rantai pencarian rezeki meraka putus menjelang hari raya Idul Fitri," tanya Abdo.

Sementara itu, pihaknya mengapresiasi Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB yang telah memberikan keringanan kepada warganya untuk bisa merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarganya di Aceh Jaya.

"Bupati Aceh Jaya bisa menjamin mahasiswa dan warganya pulang kampung kenapa gubernur tidak," tegasnya.

Seharusnya, hal yang sama juga bisa di lakukan oleh bupati atau wali kota lain untuk menjamin warganya agar bisa pulang kampung. Apalagi Pemerintah Aceh tidak mengeluarkan edaran terkait pelarangan pulang kampung.

"Namum demikian, kami juga mengapresiasi kerja para pihak terutama kepolisian Republik Indonesia dalam penanganan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di kabupaten Aceh Jaya," pungkas Abdo.

HUT Pijay

Komentar

Loading...