Unduh Aplikasi

LSM Kita Peduli Desak Sengketa Wilayah Danau Laot Bhee Segera Diselesaikan

LSM Kita Peduli Desak Sengketa Wilayah Danau Laot Bhee Segera Diselesaikan
Warga sedang menikmati wisata Danau Laot Bhee, Aceh Jaya. Foto: For AJNN

ACEH JAYA - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kita Peduli mempertanyakan tapal batas antara Kecamatan Panga dengan Kecamatan Teunom kabupaten Aceh Jaya yang saat ini belum ada titik temu.

"Kita mendesak agar persoalan sengketa Danau Laot Bhee segera diselesaikan," kata Ketua LSM Kita Peduli, Abdo Rani kepada AJNN, Rabu (26/8).

Mengingat masyarakat di dua kecamatan saling mengklaim kepemilikan daerah Danau Laot Bhee, antara warga desa Seunebok Padang Kecamatan Teunom dengan warga Desa Gunong Buloh Kecamatan Panga.

Apalagi kata dia, Bupati Aceh Jaya sudah memerintahkan kepada seluruh camat untuk menyelesaikan sengketa tapal batas dalam masa 100 hari kerja terhitung sejak 14 Agustus 2020 lalu.

"Sengketa Danau Laot Bhee ini memang sudah beberapa kali digagas untuk mencari penyelesaian, tapi selalu gagal. Dan kemarin bupati sudah perintah langsung untuk segera menyelesaikan sengketa tapal batas pada saat pelantikan sejumlah pejabat daerah termasuk 5 Camat yang salah satunya merupakan Camat Teunom," ungkap Abdo.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta pemerintah harus segera turun tangan untuk menentukan menyelesaikan tapal batas di dua desa yang berbeda kecamatan ini, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak akan terjadi dikemudian hari.

"Kita berharap tidak hanya unsur kecamatan yang turun, mengingat ini juga batas kecamatan jadi pihak kabupaten harus lebih proaktif untuk mengambil posisinya dalam menyelesaikan tapal batas kecamatan ini," pintanya.

Sejauh ini, lanjutnya, berdasarkan informasi yang diterima baru kecamatan Krueng Sabee yang sudah mengambil langkah untuk menyelesaikan sengketa tapal batas desa bersama forum muspika setempat.

"Kita apresiasi Camat Krueng Sabee sigap dalam menjalankan perintah bupati dalam hal menyikapi tapal batas, dan kita tunggu aksi kecamatan yang lain. Semoga kita di kemudian hari tidak mewariskan konflik kepada generasi selanjutnya," pungkas Abdo.

Komentar

Loading...