Unduh Aplikasi

Izin HTI Picu Pembalakan Liar di Aceh Utara

Izin HTI Picu Pembalakan Liar di Aceh Utara
Ilustrasi. Foto : Kabar Rakyat
ACEH UTARA - Pemberian izin Hutan Tanaman Industri (HTI) pada sejumlah perusahaan di Aceh Utara berpotensi terjadinya aktivitas pembalakan liar. Hal tersebut disampaikan aktivis LSM Bina Masyarakat Sejahtera (Bytra), Muhadi Bukhari, kepada AJNN, Selasa (15/3).

“Pemberian izin HTI dapat memicu terjadinya pembalakan liar. Kebijakan tersebut kita nilai membuka celah terjadinya kejahatan terhadap lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan observasi dan review izin yang dilakukan pihaknya, selama ini pembalakan liar sering terjadi di kawasan-kawasan hutan yang terdapat izin HTI. Selain perusahaan pemegang konsensi, kondisi tersebut memungkinkan oknum masyarakat tertentu juga melakukan pencurian kayu.

“Kita sudah lakukan observasi dan investigasi, banyak kawasan hutan rusak di sekitar wilayah izin HTI. Proses izin yang bermasalah bagi perusahaan pengelola kawasan HTI, memicu masyarakat juga melakukan tindakan pembalakan tersebut,” tambah Muhadi.

Pihaknya juga mendorong agar moratorium logging yang pernah digagas Pemerintah Aceh melalui Instruksi Gubernur, perlu terus dipertahankan dan diperpanjang. Selama instruksi terhadap jeda tebang tersebut berlaku, tidak hanya illegal logging tapi juga penebangan hutan secara legal harus dihentikan.

“Instruksi gubernur No. 5 tahun 2007 sampai saat ini belum dicabut dan masih berlaku, oleh karena itu kita akan terus mendorong agar Pemerintah Aceh saat ini konsisten terhadap moratorium jeda tebang tersebut, bila perlu diperpanjang,” sambungya.

Kerusakan lahan dan hutan di Aceh Utara sudah cukup parah sehingga menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat dan pemerintah daerah terutama saat terjadinya bencana.

“Degradasi lingkungan tersebut telah menjadikan Aceh Utara sebagai salah satu daerah yang paling rawan terhadap bencana dan kerugian setiap tahunnya mencapai angka miliaran rupiah,” tutupnya.

Komentar

Loading...