Unduh Aplikasi

LPPM Unsyiah Sosialisasikan Konsep New Normal di Gampong Bandar Baru

LPPM Unsyiah Sosialisasikan Konsep New Normal di Gampong Bandar Baru
Foto: Ist

BANDA ACEH - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Syah Kuala (Unsyiah) mengadakan Sosialisasi Konsep Tatanan Baru (New Normal) di Gampong Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Kamis (25/6).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian mandiri yang dilakukan oleh Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat tetang konsep new normal yang telah diterapkan oleh pemerintah pasca berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara nasional.

Ketua Tim Pengabdian, Miksalmina, mengatakan konsep ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat karena konsep ini lahir sebagai tuntutan masyarakat yang perlu melakukan kegiatan perekonomian untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

"Tidak mungkin warga terus menerus tinggal di rumah tanpa ada dukungan pemerintah dalam penyediaan kebutuhan makanan sehari-hari. Kegiatan ekonomi harus tetap dilakukan namun diperlukan pemahaman para pelaku ekonomi untuk tetap aman dari Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan," kata Miksalmina.

Anggota tim, Ferayanti menjelaskan protokol kesehatan yang dimaksud dalam konsep new normal adalah tetap menggunakan masker apabila keluar rumah, cuci tangan dengan sabun ataupun permbersih tangan (hand sanitizer) dan hindari kerumunan dengan jaga jarak fisik (physical distancing).

"Dalam pelaksanaan new normal ini, faktor yang paling penting adalah kesadaran dan kedisiplinan dari setiap individu," jelas Ferayanti.

Foto: Ist

Anggota tim lain, Cut Risya Varlitya, mengatakan diperlukan peran pemerintah melakukan upaya yang sistematis, terkoordinasi dan konsisten dalam melakukan pengawasan publik, menyediakan sarana perawatan dan peralatan medis, melindungi kaum rentan melalui penyiapan pengamanan sosial yang tepat sasaran.

Sementara itu, Sekretaris Gampong Bandar Baru, Fatwa Nirwana, mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat, karena dengan adanya sosialisasi konsep new normal dari tim LPPM Unsyiah.

"Aparatur gampong mempunyai informasi yang jelas dan bisa melanjutkan sosialisasi ini kepada masyarakat yang telah kembali beraktifitas untuk tetap menjaga kesehatan sehingga aman dari Covid-19," kata Fatwa Nirwana.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari tridarma perguruan tinggi yang harus dilakukan oleh seluruh Dosen di lingkungan Universitas Syiah Kuala.

Dalam pelaksanaannya, pengabdian mandiri ini mendapatkan bantuan hand-sanitizer untuk dibagikan kepada para peserta dari Atsiri Research Centre (ARC) yang dikepalai oleh Syaifullah Muhammad. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Dekan FEB Unsyiah, Nasir dan Ketua LPPM, Taufik Fuadi Abidin.

Komentar

Loading...