Unduh Aplikasi

Longsor dan Banjir Isolasi Dua Kecamatan di Aceh Singkil

Longsor dan Banjir Isolasi Dua Kecamatan di Aceh Singkil
Kondisi longsor di Aceh Singkil. Foto: Edi Putra

ACEH SINGKIL - Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Aceh Singkil telah mengakibatkan longsor di tanjakan Solok, Desa Cingkam, Kecamatan Gunung Meriah, akibatnya akses jalan penghubung kecamatan di wilayah itu tertimbun material lonsor, sehingga arus lalulintas lumpuh.

Jirin, salah seorang warga desa Cingkam kepada AJNN, Senin (28/11) mengatakan longsor terjadi pada Minggu malam, bersamaan dengan hujan deras yang menguyur kawasan itu, material longsor menimbun badan jalan penghubung Kecamatan Gunung Meriah, Singkohor dan Kuta Baharu, sehingga arus lalu lintas lumpuh total.

"Longsoran menimbun jalan, kendaraan sama sekali tidak bisa lewat, fasilitas mandi warga juga hancur dan mengenai teras rumah warga," kata Jirin.

Kondisi itu, kata Jirin diperparah dengan banjir luapan lae (sungai-red) Cinendang yang mengenagi pemukiman warga Desa Cingkam dan Rimo Dusun 4 di kaki bukit yang longsor.

"Ditanjakan lonsor, rumah-rumah kami dibawah kena banjir, jadi tidak bisa kemana-mana," ujar Jirin.

Sementara itu, hingga berita ini diunggah, belum ada alat berat yang diterjunkan kelokasi untuk membersihkan material longsor dari badan jalan, kendaraan dari arah Bukit Hatapan menuju Rimo masih terpantau mengantri, sebagian berbalik arah.

"Sudah dari pagi saya disini, longsor belum bisa lewat, sampai di bawah juga banjir, bingung jadinya, pulang lagi," kata Ahmad salah seorang pengendara.

Untuk menuju lokasi longsor dari arah Rimo terpaksa harus menggunakan perahu, sebab badan jalan sepanjang dua km di Desa Cingkam tak lagi dapat dilewati kendaraan, ketinggian air mencapai satu meter. Sejumlah personel Polisi dan TNI terpantau berjaga-jaga di lokasi.

Komentar

Loading...