Unduh Aplikasi

Loloskan Sabu ke Bandar Lampung, Warga Aceh Dibayar Rp 30 Juta

Loloskan Sabu ke Bandar Lampung, Warga Aceh Dibayar Rp 30 Juta
Sabu-sabu.
BANDA ACEH - Dua pemuda asal Nisam Aceh Utara, AF (26) dan KW (23) diamankan petugas Aviantion Security (Avsec) bandara Kuala Namu Internasional Airport (KNIA) Sumatera Utara, Sabtu (26/3).

Keduanya diduga telah membawa narkotika jenis sabu di dalam tas ransel hitam miliknnya. Dari pengakuan pelaku, mereka hanya sebagai kurir dan akan diberi upah sebesar Rp 30 juta untuk meloloskan barang haram tersebut ke Bandar Lampung.

Baca: Bawa Sabu 1,15 Kg, Dua Pemuda Aceh Ditangkap di Bandara Kuala Namu

Namun hingga berita ini diturunkan belum diketahui siapa pemilik barang haram 1,5 kilogram yang dibawa oleh warga Nisam Aceh utara tersebut:

Berikut kronologis penangkapan pemuda Nisam Aceh Utara di bandara KNIA yang diterima AJNN.

Pada pukul 08.30 WIB. calon penumpang pesawat yang berinisial, AF (26) KW, Lk (23) melakukan check ini. Namun, saat memasukkan barang bawaannya kedalam X-Ray berupa satu buah tas ransel warna hitam dan biru, petugas Avsec SCP Centralisasi mencurigai isi dari koper. Kemudian petugas atas nama Atika dan Romadoni meminta pelaku membuka barang bawaannya. Setelah dibuka, ternyata satu buah bungkusan teh china merek Guanyinwang warna kuning dan yang di dalamnya ditemukan narkoba jenis sabu yang dibungkus plastik trasparan seberat 1,15 Kg.

Petugas Avsec dan Polri Pam Bandara KNIA mengamankan pelaku ke Security Building Bandara KNIA. Selanjutnya oleh petugas polri dibawa ke toilet pria dan dilakukan pemeriksaan badan terhadap pelaku.

Selanjutnya petugas mengamankan pelaku lainnya yang berinisial KW, dari kedua pelaku yg diamankan barang bukti jenis sabu sabu yang sudah dikepak menjadi 2 bungkus minuman teh hijau merek Guaninyiang didalam tas ransel warna hitam masing-masing beratnya 1,25 Kg dan 1,26 Kg .

Sekitar pukul 10 05 WIB, petugas avsec bandara menyerahkan kedua pelaku berikut barang buktinya ke Sat Narkoba Polres Deli Serdang untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pukul 10,15 WIB, kedua pelaku berikut barang buktinya dibawa ke Polres Deli Serdang.

Dari hasil pemeriksaan sementara diperoleh informasi, kedua pelaku adalah penumpang pesawat Garuda GA 270 seat 39 K rute KNIA - Bandar Lampung

Dari keterangan pelaku, mereka membawa barang haram itu dari Lhoksemauwe, baram haram itu diterima dari Abaki, pada Kamis (24/3) dan dijanjikan upah senilai Rp 30 juta. Namun pelaku baru menerima upah sebesar Rp 700 ribu.

Pelaku berangkat ke Medan menggunakan Bus Kurnia pada hari yang sama dan tiba di Medan, Jumat (25/3) sekitar pukul 01.00 WIB dan menginap di Hotel Danau Toba, Medan.

Menurut informasi yang diterima AJNN dari pihak kepolisian, dengan tertangkapnya dua orang kurir sabu asal Aceh tersebut tidak menutup kemungkinan mereka adalah jaringan narkoba antar provinsi.

"Dan diperkirakan awal, masuknya barang tersebut dari pelabuhan yang ada di daerah Aceh," kata sumber tersebut.

Komentar

Loading...