Unduh Aplikasi

Lolos dari Hukuman Mati, Dua Penyelundup Sabu di Tamiang Sujud Syukur

Lolos dari Hukuman Mati, Dua Penyelundup Sabu di Tamiang Sujud Syukur
Dua terdakwa yang dituntut hukuman mati nampak bersujud syukur usai di vonis 20 tahun penjara.  

ACEH TAMIANG - Edi Syahputra alias Edi Samurai (41) dan Maman Nurmansyah (35) senang bukan main setelah mendangar vonis dijatuhi hukuman penjara 20 tahun oleh majelis hakim, di Pengadilan Negeri Kualasimpang, Rabu (30/10).

Betapa tidak, kedua terdakwa ini sebelumnya di tuntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan atas kasus penyelundupan sabu seberat 67,4 Kg dari Malaysia ke Kabupaten Aceh Tamiang.

Baca : Selundupkan Sabu 67,4 Kg, Dua Warga Aceh Tamiang Dituntut Hukuman Mati

Suryawati kuasa hukum terdakwa mengatakan, aksi sujud syukur tersebut spontan dilakukan karena mereka senang sebab permohonan untuk diringankan hukuman dikabulkan oleh majelis hakim.

"Kedua klien saya sudah menerima putusan hukuman 20 tahun penjara. Meski mereka sempat bilang pikir-pikir," kata Suryawati.

Majelis hakim yang diketuai Junaidi menolak permohonan JPU untuk menjatuhkan hukuman mati. Hakim menilai tuntutan jaksa tidak tepat, karena dalam kasus ini kedua terdakwa belum menikmati hasil kejahatan dan tidak bertanggung-jawab secara langsung atas keberadaan sabu-sabu yang dibawa dari Malaysia ke Aceh Tamiang. 

Awal kejahatan ini terjadi ketika Edi Samurai yang sedang menjalani hukuman 19 tahun penjara di LP Cipinang dihubungi seseorang warga Aceh yang tinggal di Malaysia untuk menyelundupkan 12 bungkus sabu-sabu ke Kabupaten Aceh Tamiang.

Kemudian Edi Samurai mengajak Maman dengan dijanjikan upah Rp 10 juta per bungkus. "Upah ini dibagi tiga," kata Fadli, hakim anggota.

Dalam persidangan itu, hakim sempat menyebut beberapa nama yang diduga terlibat, namun tidak ditetapkan sebagai DPO. Fakta inilah yang diakui hakim sebagai salah satu pertimbangan menjatuhkan vonis lebih rendah dari tuntutan jaksa.

Hakim menilai tuntutan seumur hidup yang diajukan JPU dinilai hanya menitik-beratkan pada jumlah barang bukti narkotika, karena disebutkan kalau dari total 65 bungkus sabu-sabu yang disita, hanya 12 bungkus milik terdakwa.

"Sementara masih ada orang lain uang sepatutnya bertanggung-jawab dan tidak masuk dalam daftar pencarian orang," sebut Hakim.

Komentar

Loading...