Unduh Aplikasi

Logistik dari ACT untuk Sulteng Capai 10.000 Ton

Logistik dari ACT untuk Sulteng Capai 10.000 Ton
Tim ACT mengantarkan bantuan ke pedalaman Donggala. Foto: Rahmat Fajri

SULAWESI TENGAH - Bantuan dari berbagai lembaga baik pemerintah maupun swasta serta masyarakat sipil lainnya sudah banyak tersalurkan untuk korban gempa, tsunami dan likuifaksi Palu, Sigi dan Donggala.

Bantuan itu diberikan dalam berbagai bentuk, ada yang menyerahkan makanan maupun pakaian.

Kepala ACT Aceh, Husaini Ismail mengatakan sejauh ini mereka sudah menyalurkan bantuan logistik melalui kapal kemanusiaan seperti beras dan bantuan lainnya mencapai 10.000 ton yang difokuskan untuk wilayah Palu, Sigi dan Donggala.

"Seperti beras dan lain sebagainya. Lebih dari 10.000 ton. Dan juga makanan siap santap, air bersih, psikososial dan shelter," kata Husaini Ismail kepada AJNN, Sabtu (3/11).

Selain itu, kata Husaini, juga ada program pendampingan jangka panjang ACT untuk bencana Sulteng diantaranya recovery ekonomi (pemulihan), sehingga masyarakat bisa kembali tegak ekonominya sesuai dengan kearifan lokal.

Husaini menambahkan, dalam proses penyaluran bantuan tersebut ACT juga mempunyai kendala karena akses jalannya banyak yang rusak, apalagi korban banyak mengungsi di wilayah pegunungan.

"Medannya banyak jalan yang putus dan akses ke pengungsi juga sampai ke gunung," ujarnya.

ACT berharap kepada masyarakat dan pemerintah Indonesia untuk bersama-sama membantu Palu - Sigi dan Donggala dengan cara apapun yang bisa dilakukan.

"Mari kita sama-sama membantu supaya mereka kembali bangkit dan mandiri secara ekonomi," imbuh Husaini Ismail.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...