Unduh Aplikasi

Listrik Sering Padam, Warga Abdya Mengeluh

Listrik Sering Padam, Warga Abdya Mengeluh

ACEH BARAT DAYA - Warga Gampong Tokoh Dua, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dalam sepekan terakhir ini sering mengeluh. Pasalnya hampir saban hari pemadaman listrik terjadi wilayah setempat.

“Hampir tiap hari dilakukan pemadaman listrik khusus di desa kami,” kata seorang warga Tokoh Dua Murni, kepada AJNN, Jumat (11/11).

Menurutnya, pemadaman listrik yang terjadi dalam sepekan terakhir ini sangat merepotkan warga karena sama sekali tidak adanya pemberitahuan dari pihak Perusahan Listrik Negara (PLN) Rayon Blangpidie.

"Kami sangat kerepotan ketika PLN memadamkan listrik, baik malam maupun siang hari, sebab tidak ada pemberitahuan sehingga kami tidak ada persiapan,” ujar Murni.

Yang anehnya tambah Murni, pemadaman listrik terjadi hanya di perdesaan tempat ia tinggal, sementara diperkotaan seperti, wilayah Kecamatan Manggeng dan Blangpidie dalam kondisi menyala.

“Saat listriknya padam, saya coba hubungi saudara baik di Blangpidie maupun di Manggeng, mereka mengaku disana listrik tidak adanya pemadaman,” tutur Murni.

Namun lanjutnya, jika pemadaman listrik dikarenakan adanya gangguan angin atau hendak mengisi minyak mesin, hal itu bisa maklumi. “Kami berharap agar PLN melakukan pembenahan, terutama ketika hendak melakukan pemadaman untuk memberitahukan terlebih dahulu,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala PLN Rayon Blangpidie Suherman Nazir menjelaskan, pemadaman yang terjadi diwilayah Lembah Sabil dalam pekan ini disebabkan karena ganguan pada mesin, sehingga dilakukan pemadaman dengan tiba-tiba.

“Benar, tetapi dalam sepekan ini mesin kita mengalami ganguan sehingga dengan terpaksa dilakukan pemadaman,” katanya.

Kepada segenap konsumen, pihaknya meminta maaf atas ketidak nyamanan dari pelayanan, karena hal tersebut bukanlah faktor yang disengaja.

“Begitu ada ganguan mesin kami padamkan, jadi saya minta maaf jika kenyamanan para konsumen terganggu, sebab itu bukanlah hal yang disengaja,” ungkap Suherman Nazir. 

Komentar

Loading...